Kulonprogonews's

Beranda » Sosial » Dukuh Mendapatkan Tambahan Penghasilan 150 ribu

Dukuh Mendapatkan Tambahan Penghasilan 150 ribu

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO- Paguyuban Dukuh se-kabupaten Kulonprogo, Madukoro( Manunggaling Dukuh Kulonprogo)  patut berbahagia karena perjuangannya untuk meningkatkan kesejahteraan disetujui oleh bupati. Pemerintah daerah akan menaikkan Tambahan Penghasilan Aparat Pemerintah Desa(TPAPD) sebesar Rp 150 ribu dari sebelumnya Rp 450 ribu menjadi Rp 600 ribu perbulan.

Tunjangan baru bagai dukuh ini akan mulai diberlakukan pada 2013 mendatang. Selain mendapatkan kenaikan tunjangan, para dukuh juga mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah daerah.

Ketua Madukoro, Mugiyanto mengatakan sebagai ujung paling depan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, para dukuh mengharapkan tambahan penghasilan. Selain itu, penghasilan yang didapatkan jangan direalisasikan dalam bentuk triwulan melainkan setiap bulan.

“Kami sudah mengajukan proposal kenaikan tunjangan sejak Januari 2012 lalu. Saat ini kami ingin mengetahui kelanjutannya dan tadi pak bupati mengatakan kalau menyetujui kenaikan TPAPD,”katanya setelah melakukan audensi dengan bupati di ruang Joglo, Rabu(10/10).

Mugiyanto menjelaskan, pihaknya mengajukan tambahan penghasilan karena mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 75 tahun 2005 tentang Desa yang menyatakan TPAPD yang diterima minimal sama dengan upah minimum kabupaten. Untuk itulah pihaknya mengajukaan permohonan kenaikan tunjangan dan akhirnya disetujui oleh bupati.

“Tunjangannya naik 150 ribu sehingga nantinya setiap bulan para dukuh bisa menerima penghasilan sebesar Rp 600 ribu. Pemerintah saat ini sedang mencari formula untuk merealisasikan pencairannya dengan bentuk perbulan,”jelasnya.

Dari data yang dihimpun Tribun, jumlah dukuh yang ada di Kulonprogo saat ini jumlahnya mencapai 918 orang. Sedangkan gaji perangkat desa non PNS untuk kepala desa sebesar Rp 900 ribu, sekretaris desa sebesar Rp 750 ribu, kepala bagian sebesar Rp 600 ribu, kepala dukuh sebesar Rp 450 ribu serta staf pemerintahan desa hanya Rp 350 ribu.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo yang dimintai tanggapan mengenai tunjangan kepala dukuh mengatakan permintaan kenaikan sudah diajukan sejak lama. Selama ini gaji yang diterima cukup kecil sehingga pemerintah menyetujui usulan kenaikannya. Pemerintah daerah akan menaikan TPAPD sebesar Rp 150 ribu dari sebelumnya Rp 450 ribu menjadi Rp 600 ribu perbulan.

“Kami sudah menanggapi usulan para dukuh dengan menaikan tunjangannya sebesar Rp 150 ribu perbulan,”katanya.

Hasto menjelaskan, usulan yang disampaikan oleh Paguyuban Madukoro mengenai kenaikan tunjangan sudah dimasukkan ke dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara(Kuappas). Saat ini tinggal menunggu penetapan anggota DPRD Kulonprogo.

Selain menaikan tunjangan untuk kepala dukuh, lanjut Hasto, pemerintah daerah juga akan berencana untuk menaikkan tunjangan untuk perangkat desa. Namun untuk sementara ini kenaikan bagi perangkat desa belum bisa dilakukan.”Kita baru naikkan tunjangan untuk kepala dukuh terlebih dahulu karena mereka yang mendapatkan tunjangan paling kecil,”pungkasnya.(genk)


1 Komentar

  1. edy supranyoto mengatakan:

    diharapkan kenaikan tidak diterimakan semuanya..tapi sebagian dipergunakan untuk dana jaminan pensiun. jadi ketika para dukuh pensiun nanti, ada pesangon yang lebih besar. mekanismenya bisa dikelola oleh paguyuban, dan bermitra dengan pihak ketiga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: