Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Sulit air Bersih, Diare Mengancam

Sulit air Bersih, Diare Mengancam

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Kemarau panjang yang melanda Kulonprogo rentan menyebabkan terjadinya wabah diare. Sebab banyak warga yang menggunakan air sungai untuk dikonsumsi, khususya di kawasan perbukita Menoreh.

Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kulonprogo, Slamet Riyanto mengatakan potensi penyebaran diare di Kulonprogo cukup tinggi. Penyakit yang berkaitan dengan saluran pencernaan ini, kerap terjadi pada musim kemarau maupun penghujan.

“Saat kemarau banyak, yang gunakan air seadanya ini rawan menyebabkan diare,” ujar Slamet.

Sebenarnya untuk mengantisipasi terjangkitnya penyakit, warga harus menjaga pola hidup bersih. Air yang dikonsumsi harus dimasak terlebih dulu, agar bakterinya mati.

“Kalau sampai terkena, harus mendapat pertolongan medis,” ujarnya.

Sampai semester pertama 2012, jumlah penderita diare mencapai 5.405 penderita. Untuk itu Dinas Kesehatan menghimbau warga untuk mewaspadainya.

Sementara pengamat data penyakit Diare Dinas Kesehatan Kulonprogo, Sulistyorini mengatakan penderita diare di semester pertama 2012 ini paling banyak berada di Sentolo. Dari data di Puskesmas Sentolo 1, sejak Januari hingga Juli jumlah warga yang terdiaknosa diare jumlahnya mencapai 675.

“Semester pertama ini penderita diare paling banyak berada di Kecamatan Sentolo,”katanya. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: