Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Longsor Kembali Melanda Kulonprogo

Longsor Kembali Melanda Kulonprogo

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Hujan deras yang mengguyur Kulonprogo Selasa (10/01) malam telah menyebabkan musibah bencana tanah longsor di wilayah Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo. Setidaknya ada empat rumah yang tertimpa. Tiga rumah lainnya terancam longsoran susulan.

Kerusakan terparah menimpa rumah Mitro Widarto warga Pedukuhan Semawung, Desa Banjaroya, Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo. Longsoran menyebabkan tembok dapur rumahnya jebol. Kerugian diperikirakan mencapai Rp 30 juta.

“Hujan deras sejak sore, dan malam harinya tebing di belakang rumah ambrol,” jelas Mitro.

Akibat longsoran tebing ini, dua rumah milik Suranto dan Wahyudi yang ada di dekat rumah Mitro ikut terancam. Satu rumah lagi milik Sutopo, yang berada di atas tebing juga terancam ikut tergerus. Kini keluarga Mitro memilih mengungsi memilih mengungsi di rumah mertuanya di Dekso, Kalibawang.

Selain menerjang rumah, longsoran tebing juga menimbun kolam ikan gurame. Beberapa bibit tanaman seperti kelapa, melinjo dan jati juga ikut terkubur.

Bencana alam ini langsung direspon tim taruna tanggap bencana (Tagana). Bersama warga sekitar, melakukan kerjbhakti dan pembersihan material tanah. Tagana juga menyerahkan bantuan logistic untuk keperluan kerjabhakti ini.

“Kita lakukan pengalihan aliran air, karena tanah masih cukup basah,” jelas bendahara Tagana wilayah Tuti Utara, Subandi.

Kades Banjaroya, Kalibawang Wiwin Windarto, mengatakan selain di Semawaung, longsoran juga terjadi di Pedukuhan Promasan. Longsoran tanah menyebabkan satu rumah rusak dan satu ruas jalan ikut tertimbun. Longsoran juga terjadi di wilayah Kanigoro.

“Kita sudah minta bantuan alat berat untuk membersihkan material tanah,’ tegansya.

Selama 2012 ini, longsoran juga terjadi lebih dari 150 titik dalam beberapa ukuran. Sekitar enam titik longsoran menimpa rumah milik warga masyarakat.(fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: