Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Festival Durian Menoreh Kulonprogo

Festival Durian Menoreh Kulonprogo

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

*Ajang Mencari Varietas Durian Unggulan

KULONPROGO – Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, bertekad menjadikan Desa Banjaroya, Kecamatan kalibawang sebagai sentral durian unggulan. Saat ini sudah ada dua varietas yang mendapatkan sertifikat dari pemerintah pusat.

Durian Menoreh, itulah nama varietas durian unggulan Kulonprogo. Durian ini tidak hanya dikenal di pasar local, namun secara nasional, tidak asing lagi. Ada dua jenis durian Menoreh unggulan, yakni Menoreh Kuning dan Menoreh Jambon. Nama ini disesuaikan dengan warna akan daging durian sendiri. Durian ini telah mendapatkan SK dari Menteri pertanian dengan SK Mentan: 8 Mei 2007, No.
316/kpts/SR.120/5/2007 sebagai Varietas Durian Lokal asli Indonesia dari Kalibawang Yogyakarta.

“Kita ingin jadikan Kulonprogo sebagai Sentral Durian,” jelas Kepala Dinas Pertanian DIy Nanang Suwandi, disela festival Durian kemarin.

Ajang festival ini, diharapkan bisa memunculkan varietas baru. Sebab di Kulonprogo banyak sekai jenis durian yang memiliki keunggulan. Apalagi dari beberapa indukan durian telah ditempeli tanda oleh Badan Pertanian Sertifikasi Benih (BPSB).

Ciri khas enak durian Menoreh pada rasanya, warnanya yang kuning mentega dan dagingnya yang lembut. Jaminan ini bisa diperoleh penikmat dari buah yang pohonnya sudah bersertifikat.

”Durian ini tidak mblenyek, dan kadar alkoholnya rendah tidak seperti durian bangkok,” tuturnya.

Ketua Forum Paguyuban Pengembangan Ekonomi Lokal Desa
Banjaroyo Muchlasin, mengaku festival kemarin merupakan festival pertama. Kedepan akan dilaksanakan rutin setiap tahun, agar desa Banjaroyo sebagai sentral durian akan lebih dikenal.

Festival kemarin diikuti 26 kelompok tani yang mengirimkan beberapa sampel buah. Dari sekitar 40 durian yang dinilai, diambil tiga pemenang. Pemenang pertama KT Mamrih Subur kajoran, pemenang II KT Ngudi makmur Slanden, pemenang III KT Ngudi Rahayu Slanden.

”Semoga hasil itu, bisa menjadikan pemerintah melepaslagi varietas durian unggulan,” ujar Muchlasin.

Acara yang dilaksanakan bersama dengan Dinas Pertanian Yogyakarta, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian DIY, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada serta penggemar durian dari Yogyakarta, ini juga dimeriahkan dengan lelang durian dari pohon yang sudah mendapatkan lisensi. Sebuah durian ukuran sedang, tertinggi laku dijual Rp170 ribu.

”Saya tertantang untuk mencicipi, karena saya pecinta durian,” ujar Anas Makruf, asal Slemen yang memenangkan lelang.

Saat ini Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan Kulonprogo sedang mengembangkan durian berkaki empat. Sebuah pohon durian unggulan, distek dengan cibit lain. Tujuannya agar asupan makanan dari akar lebih banyak. Dengan cara ini pohon akan lebih cepat berbuah dan kualitasnya lebih bagus.

Selama 2011 kita sudah tanam 11.600 batang durian Menoreh kuning dan 1.800 durian jambon,” jelas Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo.

Kedepan pemkab akan terus melakukan intensifikasi terhadap tanaman durian. Sebab selain dari Kalibawang, masihada durian asal Kokap yang juga cukup terkenal. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: