Kulonprogonews's

Beranda » Budaya » DIY Tetapkan Siaga Darurat Bencana

DIY Tetapkan Siaga Darurat Bencana

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

*Gubernur Tinjau Tiga Kabupaten yang Dilanda Banjir
YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY, segera menetapkan
siaga darurat terhadap bencana. Menyusul datangnya musim penghujan
yang telah merendam lebih dari 200 rumah warga di tiga kabupaten/kota.
Status ini juga untuk mengantisipasi ancaman musim penghujan yang
rawan menyebabkan banjir lahar dingin.
“Secepatnya akan kita keluarkan SK siaga darurat ini,”jelas Sultan di
sela melakukan pengecekan daerah yang sempat terendam banjir, kemarin.
Hanya berselang satu hari dari musibah bencana, Sultan bersama muspida
langsung melaukan pengecekan dan rapat kordinasi. Pengecekan kemarin
dilakukan di tiga tempat, yakni di Ngrenak Kidul, Godean Sleman,
Kricak, Bumijo Yogyakarta dan di Glondong Tirtonirmolo, Bantul. Tiga
lokasi ini pada Minggu Malam lalu, terendam banjir.
Menurut Sultan, penetapan status ini tidak lepas dari prediksi musim
penghujan yang masih akan terjadi di DIY. Badan Meteorologi
Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan puncak musim penghujan
akan terjadi pada akhir bulan nanti hingga awal Februari. Kondisi ini
juga mengancam akan terjadi banjir lahar dingin. Sebab saat ini
material yang ada di puncak merapi masih cukup banyak.
Hujan deras yang sempat mengguyur semalam saja, telah menyebabkan
sejumlah bencana. Baik bencana banjir maupun tanah longsor
(Selengkapnya lihat tabel).
“Kita himbau warga yang tinggal di bantara sungai untuk waspada,” jelas Sultan.
Untuk penanganan bencana di DIY, Pemprov DIY masih memiliki dana on
call yang ada di BNPB. Setidaknya ada dana sekitar Rp8 miliar dan dana
dari pihak ketiga sekitar Rp12 miliar. Dana ini nantinya akan
diwujudkan dalam beberapa kegiatan untuk penanganan bencana.
“Ada beberapa titik sungai yang harus dinormalisasi,” tambah Sultan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Budi Antono mengaku
untuk menetapkan siaga darurat butuh adanya SK dari gubernur, yang
didukung minimal dua kabupaten/kota. Karena lokasinya berada dalam
satu provinsi, maka penanganan bencana ini menjadi kewenangan dari
BPBD. Mulai dari penanganan, pengucuran dana hingga proses pembangunan
fisik.
Siaga darurat ini, juga tidak lepas dari data yang dikeluarkan oleh
BMKD dan Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kegunungapian
(BPPTK). Pasca erupsi Merapi 2010, kondisi Merapi masih mengancam.
Dimana masih terdapat ratusan meter kubik material yang bisa terbawa
aliran lahar dingin.
“Informasinya Kota sudah ada SKnya, tingal Sleman atau Bantul,” jelasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman dan ESDM (PUP dan SEDM) Rani
Sjamsinarsi mengatakan sesuai hasil koordinasi ada beberapa titik
Sungai yang akan dibangun bronjong. Pemprov memiliki sekitar 1.500
meter dan sekitar Rp300 meter di BPBD. Melihat kebutuhan sekitar 3.500
meter dipastikan cukp untuk menangani.
“Bronjong untuk darurat sudah siap dan mencukupi kebutuhan,” jelas Rani.
Sementara itu, warga di Ngrenak Kidul, Godean, kemarin siang melakukan
kerjabhakti membangun tanggul darurat. Menggunakan pasir yang
ditempatkan dalam karung warga bahu membahu membuat antisipasi
meluapnya Sungai Konteng. Semalam banjir sudah menggenangi beberapa
rumah warga dengan kedalaman bervariasi.
“Semalam itu banjir meluap, karena pintu air tidak bisa dibuka,” tutur
Kepala dukuh Ngrenak Kidul Yuli Dwi Cahyadi.
Hal yang sama juga dilakukan warga Glondong, Tirtonirmolo Bantul.
Warga terlihat membersihkan rumah dari lumpur yang terbawa banjir
semalam. Di lokasi ini ada sekitar 50 rumah warga yang tergenang
dengan ketinggian air diatas satu meter. Sekitar 125 warga, sempat
mengungsi karena aliran air cukup deras.
“Beberapa barang milik warga banyak yang hilang, karena alirannya
cukup deras,” tutur Agus Sunarso salah seorang warga.(fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: