Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Cacing Hati Banyak Ditemukan di Kulon Progo

Cacing Hati Banyak Ditemukan di Kulon Progo

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Cacing hati banyak ditemukan pada hewan kurban di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. “Dari 13 ekor sapi yang disembelih, tujuh sapi di antaranya, hatinya rusak dan banyak terdapat cacing hati,” kata petugas Pusat Kesehatan Hewan Kecamatan Wates Eko Sulistyadi.

Cacing hati pada sapi kurban, menurutnya, paling banyak di Masjid Agung Wates. Dari empat sapi yang disembelih, di semua hatinya terdapat cacing hati.

Ia mengatakan, penyakit yang merusak organ bagian dalam dari hewan sapi ini, ditemukan saat dilakukan pemeriksaan di tempat penyembelihan hewan kurban sejak tahun-tahun sebelumnya.

Pihaknya mengimbau kepada panitia yang menemukan adanya penyakit tersebut, hendaknya membuang bagian yang rusak itu, karena akan lebih aman, meskipun cacing di organ sapi tersebut akan mati jika dimasak hingga matang.

Menurut dia, pada hewan kurban berupa sapi yang disembelih warga masyarakat di Kecamatan Wates, adalah yang paling banyak terdapat cacing hati. “Iklim tropis merupakan salah satu penyebab adanyacacing hati, serta perawatan dan pola makan hewan ternak tersebut,” katanya.

Biasanya, kata dia, pakan ternak berasal dari jerami basah atau pakan yang diperoleh dari areal ladang yang basah, sehingga saat pakan dimakan ternak, menyebabkan adanya cacing hati itu.

Ia mengatakan, cacing hati ini memang sulit dideteksi dari luar, sehingga banyak hewan kurban yang tampak sehat, namun ternyata berpenyakit cacing hati, meskipun tingkat keparahannya berbeda-beda.

“Kami tidak melakukan pemeriksaan kesehatan sapi yang akan disembelih untuk kurban, khususnya mendeteksi cacing hati, karena tingkat keakuratan pemeriksaan juga sangat rendah. Apalagi cacing hatitidak dalam kondisi bertelur,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Kelautan Perikanan, dan Peternakan Kulon ProgoEndang Purwaningrum mengatakan pihaknya selama satu bulan terakhir intensif melakukan pemeriksaan hewan yang akan disembelih sebagai hewan kurban.

“Kami intensif melakukan pemeriksaan sapi atau hewan kurban lainnya di tempat penampungan hewan. Pemeriksaan ini untuk memastikan hewan kurban yang ada benar-benar bebas penyakit, dan dagingnya aman dikonsumsi masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada unit pelaksana teknis dinas di setiap kecamatan untuk merealisasikan pemeriksaan di wilayah masing-masing, dan tim dari kabupaten untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban.

“Pemeriksaan dilakukan dalam dua tahap, yakni pemeriksaan hewan kurban sebelum disembelih, dan pemeriksaan sesudah disembelih, untuk memastikan benar-benar aman dikonsumsi,” katanya. (ant)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: