Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Timah Panas Tembus Kaki Penjambret

Timah Panas Tembus Kaki Penjambret

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Setelah menjadi buron selama 3 bulan, ratno widodo akhirnya diringkus di daerah Pelem Gurih Slema. Timah panas menembus kaki kanan tersangka karena mengindahkan tembakan peringatan dan melarikan diri dari kejaran petugas. Ratno menyusul kedua temannya yang sudah diciduk polsek sentolo tak lama setelah penjambretan di Jalan Wates terjadi.

Upaya melakukan pengintaian selama satu bulan di dua lokasi berbeda, yaitu Wirobrajan Kota Yogyakarta dan Pelemgurih Kabupaten Sleman membuahkan hasil. Ratno Widodo alias dodo atau dodi tak dapat berkutik lagi, tempat persembunyiannya selama pelarian di daerah Pelemgurih langsung digrebek petugas gabungan Polres Kulonprogo.

Mendapat tembakan peringatan dari petugas tak membuat ratno menyerahkan diri, justru tersangka penjambretan ini berusaha meloloskan diri dari kepungan polisi. Timah panas diarahkan ke arah kaki Ratno untuk menghentikan langkah seribunya. Satreskrim Polres Kulonprogo akhirnya membawa penjambret kelas teri ke Mako Polres Kulonprogo untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dua rekannya bernama Abdi Al Rosid dan Eko Purnomo telah diringkus ke Polsek Sentolo pada bulan agustus lalu. Petugas mengamankan barang butki berupa tas korban, pisau komando, amunisi kosong, beberapa kartu perdana, uang tunai Rp 950 ribu, dan satu unit sepeda motor. Para pelaku memakai modus memotong tali tas korban dan salah pelaku menghampiri mengaku sebagai polisi. Polisi gadungan dan penjambret kejar-kerajan untuk meloloskan diri. Abdi dan Eko ditangkap warga sekitar setelah mendengar teriakan korban meminta tolong.

Menurut AKBP Yani Sudarto kapolres kulon progo, timah panas terpaksa dikeluarkan oleh petugas karena tersangka berusaha melawan petugas saat proses penangkapan. tersangka merupakan salah satu daftar pencarian orang (DPO) Polres Kulonprogo 4 bulan lalu.

“Kedua rekannya telah ditangkap jajaran reskrim polres kulon progo saat penjambretan berhasil digagalkan oleh penduduk setempat tak jauh dari lokasi kejadian,” lanjutnya.

Ratno Widodo tersangka penjambretan mengatakan, sudah beberapa kali melakukan penjambretan di wilayah yogyakarta dan kulon progo, namun baru kali ini tertangkap petugas. barang hasil jarahannya langsung dijual di pasar Kuncen Yogyakarta untuk menghilangkan jejak barang bukti.

“Hasil kejahatannya digunakan untuk membeli makan dan minuman keras,” ungkapnya.

Polres menyita satu buah kendaraan roda dua nomer polisi AB 2631 NK. Pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian menggunakan kekerasan dengan ancaman maksimal penjara 9 tahun kurungan. Ratno sementara waktu menginap di ruang tahanan Polsek Pengasih menunggu proses hukum di Pengadilan Negeri Wates. (ntk)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: