Kulonprogonews's

Beranda » Budaya » Ubah Pecahan Batu Alam Jadi Lukisan Dinding Eksotis

Ubah Pecahan Batu Alam Jadi Lukisan Dinding Eksotis

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Pecahan batu alam sudah tak berguna sebagai ubin atau pelapis dinding jika ukurannya sudah terlalu kecil, mereka hanya disisihkan dan dibuang sebagai sampah bangunan. namun ditangan hoiron, pecahan batu alam ini dapat dirubah menjadi lukisan dinding yang cantik. berbagai motif ditampilkan, seperti satwa, kendaraan, lambang kota, hingga kaligrafi.

Di Dusun Bereman, Desa Bandungan Kecamatan Wates Kabupaten Kulonprogo, Hoiron bersama teman-temannya membuat lukisan batu alam. Berlabel Anpataka Stone Karang Taruna Karya Bhakti, para pemuda setempat berkumpul dan beraktivitas positif menciptakan lapangan kerja sendiri.

Pembuatan kerajinan lukisan mozaik batu alam terhitung mudah, hanya memerlukan kesabaran dan ketelitian ekstra. awalnya, desain permintaan klien dibuat menjadi sederhana dan diwarnai hitam putih. Pecahan-pecahan batu alam yang didatangkan dari tulung agung jawa timur mulai dipilah-pilah sesuai kebutuhannya.

Tahap berikutnya adalah menyusun batu-batu alam menjadi lukisan sesuai mal yang telah dipesan. Kika susunannya kurang pas, maka alat penghalus dibutuhkan mengikir dan menghaluskan lekukan batu. Untuk memperkuat susunan batu dan tidak lepas saat dipasang di dinding, diperlukan streaming plastik yang direkatkan pada belakang permukaan lukisan. Tahap terakhir adalah memberikan melamin atau cat warna netral agar warna terlihat mencolok.

Hoiron Pengrajin Lukisan Mozaik Batu Alam mengungkapkan, inspirasi berawal dari teman sekolahnya yang membuat lukisan serupa namun penyelesaiannya kurang sempurna.

“Setelah menemukan cara memperhalus lekukan batu dan memunculkan kecerahan warna batu, saya baru berani mendirikan home industri lukisan mozaik batu alam,” jelasnya.

Menurut Doni Afitrisnadi desainer lukisan, kendala terbesar yang dihadapi adalah membentuk foto menjadi mozaik karena garis lekukan yang beragam harus diurai tidak menghilangkan kesan yang dimunculkan sebuah foto.

“Saya telah mengerjakan sebanyak 20 desain beragam motif selama bergabung dengan Anpataka Stone,” ungkapnya.

Usaha yang telah dibangun selama setahun ini mulai membuahkan hasil terlihat dari jumlah pesanan yang berdatangan dari luar kota dan pulau,seperti Bali, Surabaya, Palembang, Pontianak, Jawa Timur dan Jakarta. Setiap lukisan mozaik batu alam dibandrol antara Rp 300- 600 ribu tergantung tingkat kesulitan dan ukurannya.

Lukisan yang sedang dinimati konsumen adalah motif satwa, lambang kota, foto diri. (ntk)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: