Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » PPLP Datangi Pilot Project PT JMI

PPLP Datangi Pilot Project PT JMI

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Puluhan warga pplp mendatangi Pilot Project PT Jogja Magasa Iron (JMI), mereka memasuki kawasan pabrik untuk mengawasi proses pengolahan pasir besi yang diambil dari pesisir pantai selatan Kulonprogo.

Suasana pilot project tambang pasir besi JMI tak seperti biasanya, puluhan warga Paguyuban Petani Lahan Pantai (PPLP) Kabupaten Kulonprogo mendatangi pabrik pengolahnnya di Desa Banaran Kecamatan Galur. Iring-iringan kendaraan petani yang mendapatkan penjagaan ketat dari aparat keamanan dikawal hingga parkiran pilot project.

Kehadiran mereka khusus untuk mengawasi proses pengolahan pasir besi yang selama ini kontroversi dalam masyarakat pesisir pantai selatan. Mulai dari proses pemuatan pasir pantai, pemisahan biji besi, pengembalian pasir bekas olahan ke tempat pengerukan awal, hingga ujicoba penanaman buah dan sayuran di atas pasir.

Boedi Ahmed Handoko Proses Manajer PT JMI mengatakan, pihaknya menanggapi positif kunjungan dari puluhan warga PPLP untuk melihat langsung proses pengolahan pasir pantai menjadi butiran biji besi.

“Informasi yang selama ini simpang-siur dapat dibuktikan langsung dan melengkapi pengetahuan para petani mengenai tambang pasir besi,” tegasnya.

Menurut Humas PPLP Kulonprogo Suyanto, apapun upaya pendekatan yang dilakukan oleh pt jmi, warga petani pesisir pantai selatan tetap menolak keberadaan tambang pasir besi di kulon progo.

“Terlalu banyak direkayasa dalam proses reklamasi lubang kerukan alat berat, pasir menjadi padat sehingga tidak ada rongga udara untuk tanaman menyerap nutrisi dalam tanah,” tambahnya.

Setelah selesai berkeliling mengunjungi pilot project, massa bergerak meninggalkan area parkiran dan menuju rumah masing-masing. Ekspektasi mereka terhadap solusi ramah lingkungan ternyata jauh dari kenyataan.

Sikap akhir warga pplp adalah tetap menolak keberadaan tambang pasir besi di pantai selatan kulon progo. (ntk)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: