Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Polres Grebek 6 Penjudi Kartu Gonggong

Polres Grebek 6 Penjudi Kartu Gonggong

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Penjudi kartu cina gonggong digerebek Satuan Reskrim Polres Kulonprogo / di Dusun Pengkol Desa Gulurejo, Kecamatan Lendah. Dari 6 tersangka yang diincar, dua diantaranya berhasil meloloskan diri dari kejaran polisi. Para penjudi memilih melakukan kegiatan maksiatnya berpindah-pindah dari satu rumah ke rumah lainnya agar tidak terendus polisi. Baru sepekan menetap di salah satu rumah pelaku bernama Susanto berdalih anjangsana.

Sering menimbulkan kegaduhan dan kerap digunakan bertaruh, warga sekitar menjadi geram dan melaporkannya ke polisi. Dalam proses penggerebekan, polisi hanya bisa menangkap 4 pelaku dari 6 orang yang bermain. Para tersangka yang berhasil ditangkap yaitu,  Sukijo alias Suwarno, Hartana, Susanto, dan Nurgiyanto. Keempat pelaku merupakan warga setempat yang berusia antara 26 hingga 50 tahun. Kepada penyidik, para penjudi ini mengaku hanya iseng belaka dan sebagai bentuk keakraban sesama warga.

Ketiga pelaku berprofesi sebagai wiraswasta, sedangkan satu pelaku bernama Hartana merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Guru SD di Kecamatan Girimulyo. Akibat tertangkap petugas, dirinya harus bolos kerja dan tidak melakukan kegiatan belajar-mengajar seperti hari-hari biasanya.

Hartana mengatakan, para pelaku melakukan perjudian menggunakan kartu cina sehingga disebut perjudian gonggong dengan taruhan uang tunai minimal Rp 5.000 sekali pasang. “Dua kali pasang selalu kalah sehingga tak sadar jika polisi sudah mengepung dan menggerebek para penjudi,” ujarnya.

Ajun Komisaris Polisi Hendri Multi Kasubbag Humas Polres Kulonprogo menjelaskan, warga setempat memberikan laporan kepada polisi karena sudah merasa terganggu. dalam proses penangkapan, 2 dari 6 tersangka berhasil melarikan diri dari kejaran petugas. “Polisi melakukan pengembangan kasus dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang meloloskan diri,” tegasnya.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita uang tunai sebesar Rp 268.000 , satu piring, satu buah tikar, 3 set kartu cina yang sudah terpakai. Dua tersangka lainnya berinisial Jamidi dan Sono masuk dalam daftar pencarian orang (dpo) dan diharapkan segera menyerahkan diri. para penjudi dikenakan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dan terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. (ntk)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: