Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Ijab Kobul Berbahasa Jawa, Mas Kawin Seperangkat Sholat

Ijab Kobul Berbahasa Jawa, Mas Kawin Seperangkat Sholat

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

YOGYAKARTA – Ijab kobul pernikahan putri Sultan Hamengkubuwono, GKR Bendara dengan KPH Yudanagera bakalan dilaksanakan di Masjid Panepen, komplek Kraton Yogyakarta dengan bahasa Jawa pada Selasa (17/10). Rencananya Sultan akan menikahkan sendiri, dengan masa kawin seperangkat alat sholat.

Pernikahan ini nantinya akan dilaksanakan sesuai dnegan tradisi kraton. Penghulu yang ditunjuk adalah H Muksin Kamaludiningrat yang merupakan penghulu kraton atau biasa dikenal dengan Pengulon. Muksin kamaludiningrat sendir merupakan salah satu ulama yang aktif di dalam majelis ulama indoneia (Mui) Yogyakarta.

Penghulu KUA Kecamatan Kraton Ahmad Sakdiyah, mengatakan rencana pernikahan ini sudah didaftarkan di KUA pada 30 Juni silam. Seluruh berkas persyaratan sudah lengkap, dan sesuai dengan bio data para pengantion dan wali. Tinggal nama saksi saja yang belum didaftarkan. Khusus wali biasanya akan menyuaikan dengan pelaksanaan ijab kobul.

“Nanti Sultan sendiri yang akan menikahkkan dengan mas kawin seperangkat alat Sholat,” jelas ahmad.

Melihat adat yang ada, ijab kobul di lingkungan kraton biasanya dilakukan dengan Bahasa Jawa. Pada persyaratan yang disampaikan, juga telah tertulis untuk menggunakan bahasa tersebut. Informasi yang berkembang, calon pengantin pria juga sudah belajar melafalkan kata-kata ijab dalam bahasa jawa.

Menurutnya, pernikahan ini akan menggunakan tiga landasn hukum. Yakni sah secara undang-undang perkawinan, sah secara Islam dan sah sesuai dengan tradisi dan paugeran kraton.

“KUA hanya akan menghadiri, mencatat dan melakukan administrasi. Semuanya pelaksanaan dilakukan oleh kraton,” tuturnya.

Sementara itu KPH Yudanegara mengatakan selain seperangkat sholat juga akan diserahkan sejumlah perhiasan. Hanya saja pria yang bekerja di Setwapres ini enggan menjelaskan secara rinci. Apa jenis perhiasan dan berat perhiasan yang akan diserahkan.

“Nanti juga ada sejumlah perhiasan untuk mas kawin,” tuturnya.

Ijab kobul di masjid Panepen ini, rencananya akan disiarkan secara live oleh stasiun televisi lokal di DIY. Sejumlah awak media yang bisa masuk juga dibatasi. Selain lokasi yang sempit, jga untuk menghindari kekhusukan ijab kobul yang menjadi ;peristiwa sakral dalam pernikahan. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: