Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Latih Stamina, Puasa Senin dan Kamis (2)

Latih Stamina, Puasa Senin dan Kamis (2)

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com


YOGYAKARTA – GKR Bendara, putri bungsu Sultan Hamengkubuwono X yang akan melepas masa lajangnya pada Selasa (18/10) dengan dipersunting KPH Yudanegara, terus melakukan laku prihatin. Salah satunya menjalankan puasa sunat pada hari Senin dan Kamis.

Keputusan melakukan puasa, tidak hanya dilakukan oleh Jeng Reni sapaan akrabnya. Namun juga dilakukan oleh calon suami KPH Yudanegara. Kendati tidak melaksanakan puasa secara bersama, keduanya sepakat untuk menjalankan puasa sebagai bagian dari ibadah. Apalagi puasa juga bisa digunakan untuk melatih stamina.

“Sudah sejak beberapa bulan lalu sudah kita mulai sampai dengan hari H,”ujarnya putri Kraton dengan nama asli GRAj Nurastuti Wijareni.

Menurutnya, puasa telah menjadi bagian dari tradisi di dalam kraton. Bukan hanya dirinya saja yang melakukan laku prihatin seperti ini. Namun dulu kakak-kakaknya juga melakukan puasa ketika menjelang pernikahan. Puasa akan melatih keprihatinan dan melatih stamina. Apalagi prosesi pernikahan akan dilaksanakan dalam waktu tiga hari. Dalam kurun waktu ini juga sangat padat dan banyak aktivitas yang menguras tenaga.

Pada awalnya, melakukan puasa memang cukuplah berat. Namun bertambahnya usia dan tingkat kedewasaan, membuat semuanya terasa ringan. Terlebih puasa justru bisa menjadikannya menjadi lebih sabar dalam menghadapi semua permasalahan.

“Sekarang sudah biasa, dan tidak ada masalah,” tambah Jeng Reni panggilan akrabnya.

Calon istri KPH Yudanegara inipun, meyakini puasa yang dilakukan menjadi bagian dari perawatan tubuhnya. Asupan makanan dan gizi yang seimbang akan menjadikan berat badannya lebih terjaga dan tetap proporsional. Menjaga berat badan inipun menjadi salah satu bagian penting dalam menuju perhelatan akbar. Apalagi ada sekitar delapan pakaian yang khusus dipersiapkan untuk pernikahan. Setiap pakaian dibuat dan difitting sesuai dengan berat badan dan kondisi tubuhnya saat ini.

“Dengan puasa rutin, berat badan lebih terjaga,” tambahnya.

Selain berpuasa, Jeng Reni, juga melakukan diet ketat terhadap beberapa makanan. Tidak kalah penting dia juga aktif melakukan olahraga. Kebugaran ini akan terus dijaga sampai dengan hari H. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: