Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Kekeringan Tak Cegah Petani Melon Raih Keuntungan

Kekeringan Tak Cegah Petani Melon Raih Keuntungan

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Musim kemarau justru menjadi berkah tersendiri bagi para petani melon di Kecamatan Temon Kabupaten Kulonprogo DIY. Walaupun kualitas buah melon Kali ini sedang, para petani masih dapat meraup untung hingga Rp 100 juta  atau 100 persen dari modal yang dikeluarkan.

Bagi para Petani diTemon, menanam buah melon di musim paceklik memang Membutuhkan keberanian dan sedikit bertaruh melihat nominal uang yang dikeluarkan untuk satu kali panen. Didorong permintaan tinggi di pasar tradisional membuat para petani berani mengambil resiko, hasilnya terasa manis seperti buahnya.

Uang sebanyak Rp 10 juta digelontor hanya untuk menyediakan air guna mengaliri lahan persawahan. Biaya lain keluar untuk menyelesaikan masalah serangan hama jamur dan tanaman tumbuh kerdil. Perkara lain yang tak kalah pelik adalah harga pasaran buah melon saat panen raya tiba.

Di lahan seluas 2 hektar, para petani melon di kecamatan temon mampu menghasilkan buah melon seberat 42 ton yang diangkut menggunakan 7 truk ke berbagai tujuan. Panen melon dikebut selama dua hari penuh untuk mengejar permintaan pasar yang sedang tinggi dan mencegah buah membusuk selama perjalanan.

Ngatijo salah satu Petani melon mengatakan, harga melon dari petani hanya seharga Rp 2 ribu perkilogram, sedangkan harga dipasaran dapat mencapai Rp 3 ribu. “Walaupun harga perkilogram turun Rp 200, namun para petani masih mampu merasakan keuntungannya ditengah kesulitan mendapatkan suplai air,” tegasnya.

Menurut Sunanto Pengepul buah Melon, kualitas melon kali ini memang berbeda dengan musim sebelumnya. Kesulitan air membuat buah melon nampak lebih kecil dan rasa manisnya sedikit berkurang. “Untuk meminimalisir kerugian para pengepul buah, sistem tebas diterapkan setiap kali akan panen buah,” lanjutnya.

Dengan modal Rp 55 juta, petani memperoleh laba kotor hingga Rp 100 juta. 7 truk berisi melon kualitas sedang segera dikirim ke berbagai kota besar,   seperti pasar induk buah di Yogyakarta, Solo, Bogor, Jakarta, Bandung dan Surabaya. (ntk)

 


1 Komentar

  1. Fikri mengatakan:

    Kami siap jual buah melon..
    Langsung dari petani…
    Hubungi no ini 081234525750

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: