Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Turun Gunung Mencari Sumber Mata Air

Turun Gunung Mencari Sumber Mata Air

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Berjalan kaki menuruni perbukitan menoreh menuju sumber mata air berjarak antara 3 sampai 5 kilometer harus dilakoni warga Desa Giripurwo Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo DIY. Pralon penyedia air bersih tak berfungsi karena sungai sbarang mengering akibat kemarau panjang.

Di hilir sungai Sbarang, berjajar pralon-pralon air milik para warga yang tinggal di perbukitan Menoreh. Akibat musim kemarau panjang, sungai menjadi kering dan suplai air bersih terhenti. Menuruni gunung sampai 5 kilometer harus dilakoni warga Giripurwo untuk mendapatkan air bersih.

Sehari dua kali, pagi dan sore hari, selalu terlihat rombongan warga menuruni jalan setapak menuju sumber air di hilir sungai sbarang. Air bersih bukan berasal dari aliran sungai, melainkan rembesan yang mengalir dari sela-sela batu sungai.

Ritual turun gunung mereka lakukan semenjak memasuki musim kemarau, kondisi terparah baru terjadi dua pekan belakangan ini. kondisi medan yang menanjak memaksa warga hanya mampu membawa satu tempat berisi 5 sampai 10 liter air saja.

Menurut Bu Saman, setiap hari harus berjalan turun sejauh 3 kilometer mengambil air bersih hanya untuk kebutuhan minum, dan naik lagi dengan jarak yang sama. “Kondisi fisik yang menurun menginjak usia setengah abad tak mampu membawa beban berat sehingga harus mengambil air bersih dua kali,” ucapnya.

Pak Kemo menambahkan, warga dari 6 Dusun di Desa Giripurwo selalu datang setiap memasuki musim kemarau. masyarakat lebih memilih lokasi sumur lanang karena warna air bening dan rasanya lebih segar dibandingkan air mineral yang dijual di warung.

Para pencari air bersih berasal dari Dusun Kebunromo, Grigak, Duwet, Sribit, Sabrang, dan Karanganyar. Selain untuk mengambil air bersih, warga juga selalu melakukan aktivitas lain seperti mandi dan mencuci baju di tempat ini, baru pulang membawa air bersih untuk kebutuhan minum sehari-hari. (ntk)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: