Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Tingkat Kecelakaan Selama Lebaran Turun

Tingkat Kecelakaan Selama Lebaran Turun

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Tingkat kecelakaan lalu lintas di wilayah Kulonprogo selama arus mudik dan arus balik lebaran  hingga hari Minggu (4/9) mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun lalu.

Pada arus mudik lebaran tahun ini jumlah kasus kecelakaan hanya mencapai 14 kasus dengan korban tewas mencapai empat orang. Sedangkan kasus kecelakaan lalu lintas tahun 2010 mencapai 40 kasus dengan korban tewas sebanyak 9 orang.

Kepala Pusat Data Operasi Ketupat Progo 2011 Polres Kulonprogo, Iptu Sutarno mengatakan, kecelakaan lalu lintas selama lebaran ini di dominasi oleh kendaraan roda dua. Kecelakaan ini banyak terjadi di jalur- jalur yang memang selama ini sudah dipetakan menjadi jalur rawan.

Menurutnya, kecelakaan selama arus mudik dan balik lebaran ini lebih banyak dipicu oleh faktor manusia yaitu akibat kelelahan setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh. Adanya kelelahan ini mengakibatkan para pengemudi tidak konsentrasi.

“Jalur-jalur di Kulonprogo merupakan titik-titik lelah perjalanan terutama untuk pemudik yang berasal dari sekitar Jakarta. Para pemudik ini memaksakan diri tetap melanjutkan perjalanan walaupun kondisi badan tidak fit,”katanya saat ditemui  di Mapolres Kulonprogo, Senin(5/9).

Selain faktor kelelahan, penyebab kecelakaan lainnya terutama untuk pengendara roda dua adalah terlalu banyaknya beban yang dibawa baik barang maupun pemboncengnya. Beban yang melebihi kapasitas ini mengakibatkan pengendara kesulitan untuk menguasai kendaraan saat melaju dalam kecepatan yang cukup tinggi.

Ditanya mengenai kondisi jalan di Kulonprogo yang kurang baik juga mempengarui tingkat kecelakaan, Sutarno menyatakan kalau hal tersebut tidak benar. Jalur-jalur mudik yang meleati wilayah Kulonprogo dalam kondisi bagus dan halus. Semua kerusakan jalan sudah diperbaiki sebelum arus lebaran dimulai.

“Jalan-jalan di Kulonprogo cukup baik dan halus. Penyebab utama terjadinya kecelakaan adalah faktor kelelahan setelah menempuh perjalan jauh,”jelasnya.

sementara itu, Kasubag Humas Polres Kulonprogo, AKP Hendri Multi mengatakan pihaknya tetap akan melakukan evaluasi terhadap tingkat kecelakaan selama arus mudik lebaran. Jumlah kecelakaan yang menurun ini tetap akan menjadi bahan untuk melakukan evaluasi agar di tahun-tahun berikutnya bisa lebih rendah lagi.

“Kami tetap akan mengevaluasi hasil operasi ketupat lebaran ini untuk mencari solusi agar untuk tahun-tahun berikutnya jumlah kecelakaan bisa rendah bahkan tidak terjadi sama sekali,”katanya.

Menurut Hendri, peran serta masyarakat terutama para pemudik sangat penting. Kerja keras polisi dalam melaksanakan operasi ketupat lebaran tidak akan berarti jika himbauan dari pihak kepolisian tidak dilaksanakan oleh masyarakat.

Dirinya juga berharap agar di tahun-tahun yang akan datang para pemudik melaksanakan himbauan dari petugas kepolisian sehingga tingkat kecelakaan bisa menurun. Bagi para pemudik yang kelelahan diharapkan tidak memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan.

“Kalau memang lelah sebaiknya beristirahat. Jangan sampai niat untuk bersilaturohmi dengan keluarga tidak terlaksana gara-gara kecelakaan yang disebebkan oleh kelelahan,”harapnya. (woyo)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: