Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Tiket Kereta Api di Stasiun Wates Ludes

Tiket Kereta Api di Stasiun Wates Ludes

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Peningkatan jumlah penumpang arus balik sudah mulai terlihat di Stasiun Wates Kulonprogo dan diperkirakan puncaknya akan terjadi pada Minggu (4/9). Tiket kereta api (KA) kelas ekonomi, bisnis, maupun eksekutif tujuan Jakarta telah ludes terjual hingga pekan depan.

Kepala Stasiun Wates, Rustanto Permono mengatakan, untuk tiket kereta api kelas ekonomi telah habis terjual hingga Senin (6/9), sedangkan tiket kelas bisnis dan eksekutif habis hingga Jumat (9/9). Kereta api kelas ekonomi ada dua yakni Progo dan Gajah Wong, untuk kelas bisnis yakni KA Fajar Utama Jogja dan Senja Utama Jogja, sedangkan kelas eksekutif yakni KA Lodaya.

“Kami melayani penjualan tiket secara online untuk kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif. Untuk kelas ekonomi dan bisnis, penumpang bisa naik dari Stasiun Wates, sedangkan kelas eksekutif penumpang harus naik dari stasiun keberangkatan yakni di Yogyakarta,” katanya.

Rustanto mengatakan, untuk pembelian tiket kelas ekonomi bias dilayani mulai H-7 dari pemberangkatan sedangkan kelas bisnis dan eksekutif dilayani mulai H-40 dari pemberangkatan. Menurutnya, adanya arus balik di Stasiun Wates sudah mulai terlihat sejak H+1 Lebaran atau Kamis (1/9) dengan jumlah penumpang berangkat mencapai 521 penumpang.

“Peningkatan penumpang yang berangkat selama dua hari ini berkisar 10 persen dari hari sebelumnya. Untuk hari ini yang berangkat sebanyak 606 penumpang. Puncaknya kami perkirakan hari Minggu (4/9),” ujarnya.

Adapun untuk penumpang yang datang ke Stasiun Wates, saat ini sudah mengalami penurunan. Dalam sehari rata-rata menurun 10 persen dari hari sebelumnya. Rustanto menyebut, dibanding tahun lalu, jumlah penumpang arus mudik tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan sekitar 40 persen.

“Dibanding tahun lalu, sampai H-7 menurun cukup banyak, dari 5000 penumpang menjadi 3000 penumpang,” sebutnya.

Sedangkan untuk KA Prameks, menurut Rustanto, sejak H+2 atau Jumat (2/9), rata-rata sudah penuh dari stasiun pemberangkatan baik dari arah timur (Yogyakarta) maupun dari arah barat (Kutoarjo). Sehingga di Stasiun Wates sudah tidak bisa melayani penumpang.

“Mulai hari ini tadi di sini sudah tidak bisa melayani, baik untuk tujuan ke Kutoarjo maupun ke Solo, karena sudah penuh. Rata-rata penumpangnya untuk berwisata ke Jogja,” katanya.

Sementara itu arus kendaraan di jalur utama arus balik Kulonprogo terlihat semakin padat dibanding hari sebelumnya. Antrian kendaraan terutama roda empat terlihat panjang di traffic light simpang lima Karangnongko dan di depan Terminal Wates. Kepadatan arus seimbang antara yang ke arah barat (meninggalkan Jogja) maupun yang ke arah timur (menuju Jogja).

“Arus balik meningkat tajam hari ini, mayoritas kendaraan dari luar kota. Kebanyakan kendaraan roda empat,” ungkap Kepala Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan Patrol (Kanit Turjawali) Satlantas Polres Kulonprogo, Ipda Paidi.

Menurut Paidi, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi antrian kendaraan yang terlalu panjang, pihaknya memperpendek durasi lampu merah di persimpangan untuk arah barat dan timur menjadi 30 detik. “Agar antrian tidak terlalu panjang, mengantisipasi kemacetan. Sedangkan untuk yang dari arah utara dan selatan tetap dengan durasi normal seperti biasanya,” imbuhnya. (tri)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: