Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Produk kadaluarsa dan ikan asin berformalin kembali ditemukan

Produk kadaluarsa dan ikan asin berformalin kembali ditemukan

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

 

GALUR: Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perindustrian Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) serta Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kulonprogo kembali temukan makanan tidak layak konsumsi.

Dalam razia kali ini yang dilakukan di Pasar Kranggan, Kecamatan Galur, petugas menemukan beberapa produk sudah kadaluarsa dan juga empat kilogram ikan asin berformalin.

Menurut Kepala Bidang Disperindag dan ESDM Kulonprogo, Bambang Widodo, produk makanan yang telah melewati tanggal kadaluarsa setidaknya ditemukan dari 8 kios yang ada di pasar tersebut

“Ada makanan kecil saos, beberapa kaleng susu serta obat yang sudah kadaluarsa, selain itu kami juga menemukan jamu tradisional yang diindikasikan tak diijinkan untuk beredar dimasyarakat,” katanya, Senin (15/8).

Sementara dalam razia los yang menyediakan ikan asin, petugas menemukan setidaknya empat kilogram ikan asin yang berformalin dari dua pedagang.

“Hasil tes yang kami lakukan terhadap prosuk ikan asin dari dua pedagang tersebut keduanya positif mengandung formalin,” kata Petugas pengawas mutu hasil perikanan DKPP Kulonprogo, Siwi Eka Daswara.

Menurut Siwi, bahkan hasil tes menggunakan Tes Kit Formalin menunjukan kadar formalin pada ikan asin jenis teri tersebut tergolong tinggi yaitu mencapai 20 ppm.

“Sementara untuk teri kacangan, kadarnya mencapai 10 ppm,” ujarnya.

Salah seorang penjual ikan asin tersebut, Ali Sodikin mengatakan, dirinya memang sengaja meminta petugas yang sedang melakukan razia tersebut untuk melakukan tes pada ikan asin yang dijualnya.

“Saya kan juga mendapat ikan asin ini dari pengepul, makanya untuk memastikan apakah mengandung formalin atau tidak, saya inisiatif meminta untuk diuji,” tuturnya.

Ali mengatakan, usai hasil uji tes menunjukan bahwa dagangannya mengandung formalin, dirinya berencana untuk mengembalikan dagangannya kepada pengepul yang berasal dari Wonosari, Gunung Kidul.

“Akan saya kembalikan karena berbahaya untuk kesehatan,” ujarnya. (Eha)


1 Komentar

  1. poberson naibaho mengatakan:

    Info tambahan :
    – Formalin Pada Ikan (Ikan berformalin dan tidak berformalin)
    – Ciri – Ciri Ikan Berformalin

    http://pobersonaibaho.wordpress.com/2011/05/30/formalin-pada-ikan-ikan-berformalin-dan-tidak-berformalin-ciri-ciri-ikan-berformalin/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: