Kulonprogonews's

Beranda » Budaya » Banyak Pihak Menunggu Penentuan Lokasi Bandara

Banyak Pihak Menunggu Penentuan Lokasi Bandara

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

TEMON – Penetapan lokasi pembangunan bandara internasional di pesisir selatan Kulonprogo ditunggu banyak pihak.

Jika merunut pada pra feasibility studies (fs) yang pernah dibuat oleh pemerintah Ceko, lokasi pembangunan bandara berada di Desa Garongan, Kecamatan Panjatan, namun jika Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik (PSEKP) Universitas Gadjah Mada (UGM) melanjutkan pra fs tersebut, maka pembangunan bandara ini berpotensi tidak sesuai harapan dibangun pada 2012.

Pasalnya, di lokasi tersebut ada potensi pasir besi yang dapat hilang akibat pembangunan bandara, karena hingga saat ini PT Jogja Magasa Iron (JMI) sebagai pemrakarsa penambangan pasir besi di pesisir selatan Kulonprogo belum dapat memastikan kapan penambangan secara komersial dapat dimulai.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kulonprogo, Triyono, jika memang merujuk pada pra fs yang telah ada maka jika ingin potensi ekonomi dari pasir besi tidak hilang, daerah tersebut harus segera ditambang.

“Ya mau tidak mau seperti itu ketimbang pasir besinya keburu tertutup pembangunan bandara,” katanya, akhir pekan lalu.

Triyono mengatakan, meskipun PT JMI segera merealisasi penambangan di lokasi tersebut, dan pembangunan bandara tetap di lokasi tersebut, maka dipastikan pembangunannya akan tetap molor, pasalnya tanah hasil reklamasi tidak dapat langsung dibangun bandara.

“Tanah hasil reklamasi memerlukan kepadatan tertentu jika ingin dibangun bandara,” ujarnya.

Selain permasalahan tersebut, potensi sosial juga perlu diperhatikan oleh banyak pihak, Triyono mengkhawatirkan, polemik penambangan pasir besi berlaku juga pada rencana pembangunan bandara.

Untuk itu, menurut Triyono, penunjukan lokasi di luar Desa Garongan menjadi salah satu solusinya. Pemkab Kulonprogo melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kulonprogo, Budi Wibowo sendiri pernah mengatakan jika alternatif lokasi pembangunan bandara lainnya berada di Desa Palihan, Kecamatan Temon.

Menanggapi kabar tersebut, Kepala Desa Palihan, Kaliso mengatakan, pada prinsipnya pihak Pemdes siap mendukung rencana pembangunan bandara di lokasi tersebut asalakan membawa dampak positif untuk masyarakat.

“Saya sendiri sebetulnya belum diberitahu secara resmi jika Palihan menjadi lokasi pembangunan bandara, namun jika memang benar, kami siap mendukung,” katanya.

Kaliso menambahkan, pemerintah sebisa mungkin juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat di sekitar bandara. “Ya kalau bisa masyarakat diberdayakan dengan diberikan pekerjaan,” ujarnya.

Namun, salah seorang warga, Wawan, berpendapat lain, dirinya mengkhawatirkan pembangunan bandara akan mematikan pekerjaannya sebagai petani.

Selama ini kami menanam melon, semangka dan cabai dan kalau lahan yang selama ini kami gunakan untuk  pertanian dijadikan bandara, dari mana kami bisa menghidupi keluarga,”tuturnya.

Menurutnya, meski status tanah tersebut milik Pakualaman, namun para petani yang sudah lama tinggal disitu berharap diberikan kompensasi jika memang Pakualaman mengizinkan pembangunan bandara di lokasi tersebut.

Wawan beralasan, sebelum lahan tersebut berubah  menjadi lahan yang produktif, warga yang menempati telah bersusah payah untuk merubah lahan tidur tersebut menjadi lahan yang mampu menghasilkan berbagai macam tanaman.

“Sebelum dijadikan lahan pertanian, tanah Pakualaman ini ditumbuhi semak belukar dan kami mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk merubahnya menjadi lahan pertanian yang seperti ini,”paparnya. (Eha)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: