Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Bandara Harus Sejahterakan Masyarakat

Bandara Harus Sejahterakan Masyarakat

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

YOGYAKARTA – Rencana pembangunan bandara Di Kabupaten Kulonprogo harus bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bandara harus tersosialisaskkan secara benar dengan mengedepankan kearifan lokal. Keterbukaan dan upaya persuasif harus dikedepankan.

Anggota Komisi B DPRD DIY, Nursasmito mengatakan pembangunan bandara di Kulonprogo harus direaliasikan. Untuk itu, eksekutif harus melakukan pemetaan wilayah secara benar dan transparan. Termasuk kebijakan pendukung harus disiapkan untuk menghindari aksi spekulan.

”warga harus mendapatkan informais yang benar dan disosialisasikan secara terbua,” jelas anggota DPRD asal Galur ini.

Menurutnya, polemik penambangan pasir besi di masyarakat merupakan dampak proses sosialisasi yang tidak sempurna.  Warga harus diberikan informasi sebanyak-banyaknya dengan disertai dokumen pendukung. Mulai dari site plant bandara, perhotelan, maupun lahan pertanian yang bisa dimanfaatkan warga.

Politisi PKS ini juga mengharapkan agar pembangunan bandara disinkronkan dengan konsep pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

”Perbaikan infrastruktur termausk JJLS akan mendukung bandara,” ujarnya.

Sementara itu, rencana pembangunan bandara ditanggapi beragam oleh masyarakat bawah. Kendati belum ada kepastian lokasi yang dipilih, sebagian ada yang mendukung, namun ada pula yang belum bisa menerima.

Salah seorang warga Paliyan, Suradi misalnya dia sangat menudukung agar bandara di bangun di Paliyan, Temon.  Menurutnya, apapun rencana pembangunan yang dilakukan pemerintah harus didukung. Sebab itu akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Hal ini berbeda dengan swasta, yang kerap hanya untuk mencari keuntungan semata.

”Bandara kan untuk kepentingan nasional, jadi harus didukung, ”ujar pria yang bekerja sebagai portir obyek wisata Pantai Glagah ini.

Sebuah proyek diyakini memiliki dampak positip dan negatif. Suradi optimis, asalkan ada kompensasi dan alternatif pekerjaan bagi warga yang tergusur semuanya bisa menerima. Apalagi kebanyakan warga Paliyan menjadi petani.

Hal berbeda disampaikan oleh Wawan, yang setiap hari bekerja sebagai petani. Itupun lahan garapan yang ada bukanlah miliknya. Namun milik Kadipaten Puro Pakualaman, karena tanah garapan itu merupakan PA Ground. Pembangunan bandara akan mematikan sumber penghidupannya sebagai petani.

”Setiap tahun saya menanam melon, semangka atau cabe. Kalau lahan itu untuk bandara mau bekerja apa saya,” ujarnya polos.

Menurutnya, lahan yang dipakai dulunya tidak sesubur sekarang. Dulunya hanya semak belukan yang tandus. Namun dengan perawatan rutin, lahan tersebut menjadi lahan subur dan bisa menjadi andalan perekonomian keluarga.

Kepala Desa Paliyan, Kaliso, mengaku belum mengetahui rencana pembangunan bandara. Namun melihat bandara sebagai proyek nasional dia selaku pribadi juga akan mendukungnya. Asalkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (fiz)


1 Komentar

  1. Imam Wahyudi mengatakan:

    Kalau bener Kulon Progo jadi di bikin bandara, saya sebagi orang kulon progo yang ada di Jakarta seneng banget. Jadi kan bisa pulang cepat, ga perlu repot-repot lagi naik mobil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: