Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Pelabuhan Tanjung Adikarta Dioperasionalkan 2014

Pelabuhan Tanjung Adikarta Dioperasionalkan 2014

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

*Butuh Tambahan dana Rp 160 M

YOGYAKARTA – Pembangunan Pelabuhan Tanjung Adikarta, ditargetkan selesai dan bisa dioperasionalkan pada 2014 mendatang. Pelabuhan yang terletak di Karangwuni, Wates Kulonprogo ini, masih memerlukan tambahan pembiayaan mencapai Rp 160 miliar.

Pelabuhan perikanan samudera ini telah dibangun semenjak 2004 silam, secara bertahap. Total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 500 miliar. Sebagian besar dana ditanggung oleh pemerintah pusat, dikoordinasikan dengan pemprov dan kabupaten.

Ketua Komisi IV DPR RI Romahurmuziy, mengatakan pemperintah pusat akan terus konsisten untuk mengalokasikan dana bagi pembangunan daerah. Saat ini rencana pembangunan lebih selektif. Namun setiap proyek dipastikan akan kelar hingga bisa dimanfaatkan. Seperti pembangunan pelabuhan Tanjung Adikarta di Kulonprogo.

Hasil koordinasi dengan DPR RI, telah disepakati untuk mengalokasikan dana melanjutkan pembangunan sebesar Rp 160 miliar. Dana ini akan dianggarkan dalam dua tahun anggaran di 20912 dan di 2013 nanti.

”Ini sudah kesepakatan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan,” jelasnya, disela penyerahan bantuan bagi petani ikan, di kantir Dinas kelautan dan Perikanan DIY.

Menurutnya, tahun ini pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 40 juta. Dana ini akan diarahkan untuk pembangunan pemecah ombak (breakwater) di kedua sisi. Pembangunan breakwater  juga akan dilanjutkan di 2013. diharapkan di 2013 semuanya sarana dan kebutuhan fisik sudah penuh dan bisa dioperasionalkan di 2014 mendatang.

”Ini akan menjadi perusahaan terbesar di Jawa selatan,” tegasnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan(Diskanla) Provinsi DIY Sudiyanto mengatakan tahun ini pemprov, mengucurkan dana sebesar Rp 15 miliar. Anggaran tersebut untuk bangunan fisik, kantor pelabuhan, tempat pelelangan, kantor perwakilan.

Tahun ini juga akan dilakukan pengerukan kolam pelabuhan selus tujuh hektar. Balai besar sungai juga akan membangun breakwater sepanjang 50 meter.

”Pelabuhan ini akan bisa menampung kapal dengan bobot 150 Gtross ton,” jelasnya.

Di Provinsi DIY, saat ini baru ada satu pelabuhan ikan di Sadeng, Kabupaten Gunungkidul. Pelabuhan ini hanya bisa menampung sekitar 48 kapal dengan kapasitas  10 GT. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: