Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Bangunan Runtuh, Satu Pekerja Tewas

Bangunan Runtuh, Satu Pekerja Tewas

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

Kait besi lepas dari rangkaian beton sehingga menewaskan seorang pekerja bangunan

KULONPROGO – Pembangunan garasi mobil pemadam kebakaran di Kantor Kesatuan Berbangsa dan perlindungan masyarakat (Kesbanglinmas) Kulonprogo, menelan korban jiwa. Suparmo, 40, pekerja bangunan tewas akibat tertimpa cor beton yang ambruk. Satu pekerja lainnya, Suparjo, 63, masih dirawat di RSUD Wates. Belum ada kepastian mengenai penyebab ambruknya cor beton pada bagian teras atas bangunan ini.

Korban tewas merupakan warga Secang, Sendangsari, Pengasih. Sedangkan Suparjo, warga Gunung Gondang, Margosari Pengasih, mengalami luka memar dan robek.

Informasi yang ada, kedua pekerja ini tengah meyelesaikan pekerjaan pada bangunan yang didanai dari APBD Provinsi ini. Mereka bertugas melepas bekesteng dan skyfolding pada teras  disisi depan. Saat itulah bangunan beton sepanjang 2 X 8 meter ambruk dan menimpa kedua pekerja. Beruntung Suparjo jatuh dan terlempar sehingga tidak tertimpa beton yang ambruk. Namun malang dialami Suparmo yang tidak bisa menghindar.

”Begitu terdengar bruk, saya kedepan dan mendapati korban sudah tidak bergerak,” jelas Teguh rekan korban.

Bersama beberapa saksi dan pekerja lain, tubuh Suparmo berhasil diangkat dari reruntuhan. Saat itulah korban dibawa ke RSUD Wates, karena luka parah pada bagian wajah dan tubuhnya. Korban Suparmo akhirnya tewas dalam perjalanan menuju RSUD Wates.

Mandor bangunan Ekaswadi, juga tidak mengetahui persis kejadian. Saat itu dia sedang mengawasi pekerja yang sedang menyelesaikan bangunan gedung di sisi belakang dia dikagetkan suara gemuruh, bangunan ambruk. Begitu kedepan, kedua korban sudah jatuh.

”Persisnya tidak tahu, karena ada di belakang,” jelasnya.

Bangunan Prasarana dasar Penanggulangan Kebakaran Kulonprogo Kulonprogo ini, dikerjakan oleh CV Sendang Mulya Karya. Pembangunan telah dimulai sekitar dua bulan silam dan didanai dari APBD Provinsi dibawa kendali Dinas Pekerjaan Umum. Perencanaan bangunan dilaksanakanoleh Pt Puser Bumi.

Mechanical Electrical, PT Puser Bumi Andri Daniel,  mengaku tidak tahu pasti penyebab runtuhnya bangunan tersebut. Perencanaan bangunan sudah dilakukan sesuai dengan analisis kondisi di Kulonprogo. Termasuk ke dalaman pondasi juga mencapai 5 meter karena daerah labil.

”Kemungkinan masalah teknis, karena perencanaan sudah bagus,” ujarnya.

Sementara itu pemilik CV Sendang Mulya Karya, Ponimin, mengaku kejadian yang ada murni kecelakaan. Pelaksanaan pembangunan sudah sesuai dengan perencanaan.

”Ini murni kecelakaan, karena semuanya sudah sesuai rencana,” tuturnya.

Ketua Satuan kerja (saker) Penataan bangunan Lingkungan DPU Provinsi DIY, Mansur mengatakan akan melakukan evaluasi terkait kejadian yang ada. Secepatnya akan mengumpulkan perencana, konsultan, pengawas maupun pelaksana untuk menyelidiki penyebab kejadian.

”Kita belum bisa pastikan penyebabnya, akan kita evaluasi semuanya,” tegasnya. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: