Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Peredaran Pupuk Bersubsidi Harus Diawasi

Peredaran Pupuk Bersubsidi Harus Diawasi

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Bupati Kulonprogo Toyo Santoso Dipo meminta agar distribusi pupuk dan pestisida bersubsidi harus diawasi. Jangan sampai 10.478 ton pupuk yang disediakan  salah sasaran. Perlu adanya koordinasi yang efektif antara produsen distributor dan petani sebagai pengguna.

”Jangan sampai distribusi dan yang menggunakan ppuk ini salah sasaran,” jelas bupati pada rapat koordinasi Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida kabupaten Kulonprogo dengan produsen, distributor, pengecer dan pengguna pupuk di Gedung Kaca kemarin.

Menurut Toyo, peruntukan pupuk bersubsidi ini sudah jelas dan ada aturan teknis pendistribusiannya. Agar tidak salah sasaran distribusi harus diawasi dengan ketat. Pengawasan yang melekat akan menghindari adanya penimpunan dan penyalahgunaan pupuk.

Bupati juga mengingatkan agar penggunaan pupuk mempertimbangkan kebutuhan di lapangan. Jangan sampai hanya karena tujuan tertentu, dosis yang digunakan berlebihan. Hal ini justru berbahaya dan bisa berdampak bagi manusia.

”Kampanye penggunaan pupuk juga harus dilakukan agar petani paham,” jelasnya.

Disisi lain Toyo mengharapkan agar dilakukan pengawasan terhadap peredaran pupul illegal. Pupuk yang tidak mencantumkan kandungan zat kimia tidak boleh beredar. Untuk itulah setiap kemasan harus tertulis kandungan pupuk sesuai dengan isi.

”Kalau ada pupuk yang mencantumkan kandungan agar dirasia dan tidak boleh beredar,” tambahnya.

Kabag Perekonomian Setda Kulonprogo Supriyono mengatakan rapat koordinasi ini untuk mengetahui permasalahan yang ada. Mulai dari kebutuhan petani, distribusi, hingga tersediaan di lapangan. Masukan yang ada akan dijadikan kajian untuk dievaluasi mengarah kepada perbaikan.

”Semua masalah kita bedah, untuk dicari solusi dan evalusi atas mekanisme yang ada,” ujarnya. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: