Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » FKT Event Melestarikan Seni Tradisi

FKT Event Melestarikan Seni Tradisi

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Festival Kesenian Tradisional (FKT) tahun 2011, yang dilaksanakan di Lapangan Sepace, Banjarharjo, Kalibawang merupakan ajang untuk melestarikan kesenian dan tradisi local. Sebab banyak generasi muda yang tidak mengenal seni dan tradisi yang ada di Kulonprogo.

”Ini acara tahunan untuk melestarikan budaya adiluhung yang dimiliki serta memperkenalkan kepada generasi muda,” jelas koordinator Panitia Adven Todi, saat membuka FKT kemarin. Pembukaan dilakukan dengan pemukulan kenthongan dan pelepasan sepasang burung merpati oleh ketua panitia dan Kepala Disbudparpora Eko Wisnu Wardhana.

Menurutnya, FKT yang diselenggarakan Orang Muda Katholik (OMK) Kulonprogo ini, telah dilaksanakan tiga kali. Sebelumnya di lapangan nanggulan di 2009 dan di Lapangan Lendah pada 2010 silam. Tahun ini diikuti 10 grup kesenian dari masing-maisng Paroki yang ada di Kulonprogo. Mulai dari tari gambyong, reog sureng, tari jathilan topeng, wayang suket, solawat badui, sendratari kontemporer dan lainnya.

”Even ini untuk membangun persaudaraan lintas agama agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga,” tuturnya. Seni diyakini dapat memumpuk kebersamaan, kerukunan dan persatuan yang erat, yang bisa berimbas kepada kerukunan kehidupan beragama dan bisa mempererat rasa persatuan dan kesatuan.

Sebelum pentas digelar, acara dibuka secara resmi oleh perwakilan dari Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat yang diwakili oleh Romo Pius Riyana Prapdi (Romo Vikjen), ditandai dengan pemukulan kentongan disertai pelepasan burung merpati

Kepala Disbudparpora Eko Wisnu Wardhana, mengatakan kegiatan seperti FKT sangat diperlukan sebagai upaya pelestarian dan pengembangan kesenian tradisional. Kegiatan tersebut, dapat menumbuhkan kreativitas bagi anak-anak maupun orang dewasa. “Dengan seni hidup akan menjadi lebih indah sehingga bisa mendukung perkembangan kehidupan dan ilmu pengetahuan,” katanya.

Untuk itu, seni yang selama ini telah berkembang dan dimiliki oleh bangsa Indonesia hendaknya selalu dijaga kelestariannya. Jangan sampai seni yang selama ini telah kita miliki seta merta diaku dan diklaim oleh bangsa lain menjadi milik mereka.

”Harapan kita anak-anak masih bisa menikmati dan mewarisi seni yang adiluhung ini,” pungkas Eko membacakan sambutan bupati.  (fiz)


1 Komentar

  1. dhyan4418 mengatakan:

    mengapa kesenian daerah dapat mamparerat persatuan dan kesatuan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: