Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Rumah Kepala Dindik Dibobol Maling

Rumah Kepala Dindik Dibobol Maling

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Rumah Kepala Dinas Pendidikan Kulonprogo, Sri Mulatsih Damar Rahayu, yang terletak di pedukuhan VI, Pleret, Panjatan dini hari kemarin dibobol pencuri. Pelaku membawa kabur uang tunai, jam tangan dan perhiasan emas. Ditaksir kerugian mencapai belasan juta.

Aksi pencurian ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku masuk ke rumah korban setelah mencongkel jendela yang tidak dilengkapi dengan teralis besi. Kebetulan ruangan yang dimasuki merupakan ruangan kosong, yang dijadikan tempat menyimpan pakaian dan surat-surat penting.

”Kami tidur di ruangan sebelah dan tidak mendengar suara mencurigakan,” tutur Dewi Rosari Wijayanti, anak dari Sri Mulatsih.

Aksi pencurian ini sendiri baru diketahui oleh korban sekitar pukul 07.30 WIB. Ketika korban masuk ke dalam kamar tersebut, mendapati ruangan acak-acakan. Bahkan pintu almari juga sudah terbuka. Setelah dicek bersama suaminya, uang tunai Rp 300 ribu, perhiasan emas serta uang dolar Singapura juga tidak ada.

Pelaku juga membawa kabur dua buah tas tempat menyimpan surat-surat berharga. Salah satu diantaranya dibuang di dekat sungai. Tas ini berisi SIM, STNK, Paspor dan KTP, milik korban.

”Untung laptop, kamera dan beberapa barang berharga lain tidak ikut dibawa,” jelasnya.

Ayah Dewi, Ermawan Budiyono juga memastikan kejadian pencurian ini pada dini hari. Pasalnya ia pulang ronda sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu suasana dalam kondisi sepi dan tidak ada tanda-tanda pencurian.

Warga di sini ronda hingga dini hari dan tidak melihat ada orang yang mencurigakan,”katanya.

Kepala SPK 2 Polres Kulonprogo, Ipda Ronald Manalu yang memimpin olah TKP  bersama memastikan pencurian ini dilakukan dengan pemberatan. Pelaku masuk dengan merusak jendela untuk masuk dan keluar pencuri. Dari hasil olah TKP, ditemukan sidik jari pelaku yang menempel di kaca jendela.

”Kita belum bisa pastikan akan ini dilakukan sendiri atau kawanan,” tegasnya.

Ronald mengharapkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Menjelang puasa dan lebaran, biasanya akan terjadi peningkatan kasus krimina.  (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: