Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Polsek Kalibawang Ungkap Peredaran Satwa Langka

Polsek Kalibawang Ungkap Peredaran Satwa Langka

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

*Enam Ekor Elang Langka, Sisita

Disita : petugas Polsek kalibawang bersama dengan BKSDA menyerahkan enam ekor satwa langka kepada YKAY untuk direhabilitasi

KULONPROGO – Petugas Kepolisian Polsek Kalibawang, Kulonprogo berhasil menggagalkan penjualan satwa langka. Sebanyak enam buah elang yang dilindungi, saat ini disita dan dititipkan di Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY). Kurir penjualan elang Susetyo Hartanto masih diperiksa.

Enam ekor elang yang disita ini terdiri dari satu ekor Elang Bondol (Haliastur Indus), tiga ekor Elang Ular Bido (Spilornis Cheela), satu ekor Elang Brontok Fase Gelap (Nisaetus Cirrhalus), dan satu ekor Elang Brontok Fase Intermediet (Nisaetus Ciirdhalus).

Pengungkapan penjualan satwa dilindungi ini berawal dari operasi patuh yang dilaksanakan rutin oleh Polsek Kalibawang. Operasi yang dipimpin oleh Kapolsek Kompol Asep Suherman ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB, di jalan raya Klangon, Banjaroyo Kalibawang.

Saat itulah petugas menghentikan sepeda motor yang dikendarai oleh Susetyo dari arah Magelang, Tengah. Enam ekor elang langka ini ditaruh di dalam kardus, dan kantong plastik. Petugas yang curiga akhirnya melakukan pemeriksaan. Susetyo sempat mengaku sebagai kurir untuk mengantarkan burung tersebut ke YKAY. Karena tidak membawa dokumen, polisi menggelandang ke Mapolsek. Apalagi dari koordinasi dengan YKAY tidak mengenal pelaku, maupun akan adanya penyerahan satwa.

”Kita amankan saat kita gelar operasi patuh di sekitar perbatasan Magelang,” jelas Panit Sabhara Aiptu Warjo.

Menurutnya, enam elang tersebut selanjutnya dibawa ke YKAY untuk memastikan jenis dan kelangkaan. Disituah diketahui jika enam elang ini termasuk satwa yang dilindungi sesuai UU 5/1990 tentang Konservasi Alam dan PP 7/2009 tentang satwa liar.

Selanjutnya satwa ini dititipkan di YKAY selama proses pemeriksaan. Sebab di Polsek tidak ada kandang dan cara perawatan terhadap elang.

Kapolsek Kalibawang Kompol Asep Suherman, mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Pelaku masih dijadikan sebagai saksi. Petugas sendiri masih melakukan pengembangan, untuk mengungkan adanya satwa liar lain yang hendak diperjualbelikan.

Dari pengakuan pelaku, dirinya baru pertama kali menjadi kurir burung ini. Warga Nanggulan itu mengaku burung ini diambil dari Muntilan, Jawa Tengah, untuk dikirim ke Bantul.

”Pengakuannya dia hanya kurir dan bari sekali,” tuturnya.

Kasi Konservasi Wilayah I (Sleman, Jogja dan Kulonprogo) Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY, Titik Sudaryanti mengatakan enam elang tersebut masuk dalam katoegori satwa langka. Sesuai UU yang ada, siapapun yang memiliki, menyimpan dan membawa akan ditindak tegas. Sesuai

UU 5/1990 tentang Konservasi Alam dan PP 7/2009 tentang satwa liar, pelaku bisa dijerat dengan ancaman mencapai 5 atau 10 tahun penjara.

”Proses hukum bisa dilakukan oleh polisi dan sudah benar satwa ini diserahkan kepada lembaga konservasi,” jelasnya.

Menurutnya, untuk menekan peredaran satwa langka butuh adnaya kerjasama lintas sektoral. Epran aktif masyarakat sangat menentukan berhasilan melestarikan satwa langka. Sebab masih banyak ditemukan pasar gelap yang memperjualbelikan satwa langka yang nyaris punah.

Animal Keeper YKAY Gunawan, mengatakan kondisi enam elang ini dalam kondisi memprihatinkan. Beberapa bulu pada sayap dan ekornya banyak yang rusak. Bahkan elang ini diikat dengan tali plastik yang cukup kuat. Setiap elang, kakinya juga diikat agar tidak kabur. Saat ini elang-elang ini telah ditempatkan di dalam kandang untuk proses rehabilitasi.

”Ada satu yang harus dirawat dan diberikan asupan makanan melalui infus,” tuturnya. Elang-elang itu sendiri dalam kondisi shock. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: