Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Pembangunan Pelabuhan Terkendala Dana

Pembangunan Pelabuhan Terkendala Dana

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

Tripod : Pekerja menyelesaikan tripod yang akan dipasnag sebagai breakwater di pelabuhan ikan Tanjung Adikarto.

KULONPROGO – Keterbatasan anggaran menjadikan kendala bagi penyelesaian pembangunan pemecah ombak (break water) di Pelabuhan Tanjung Adikarto Karangwuni, Wates. Dana yang ada hanya mengandalkan alokasi dari peemrintah pusat. Akibatnya proses pengerukan sedimentasi di Sungai Serang belum bisa dilakukan secara maksimal.

”Untuk menyelesaikan kita butuh dana yang besar, yang hanya mengandalkan dari APBN,” jelas Pejabat Pembuat Komitment (PPK) Sungai dan Pantai 2, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS SO), Sahril saat melakukan pemaparan pembangunan pelabuhan Tanjung Adikarta, kemarin.

Karena keterbatasan ini, pembangunan hanya bisa dilakukan secara bertahap. Sedangkan untuk maaslah teknis, nyaris tidak ada permasalahan. Hingga akhir 2011 ini pembangunan pemecah ombak diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp 185 milyar.

”Semua dana ini berasal dari Kantor Kementrian Pekerjaan Umum,” ujarnya.

Untuk menyelesaikan bangunan, setidaknya masih membutuhkan anggaran sekitar Rp 75 miliar. Pada akhir tahun ini akan kembali dibangun break water di sisi barat. Sedangkan untuk sisi timur baru sekitar 65%. Tambahan inilah akan digunakan untuk menyelesaikan pembanguna sisi timur.

Guna mendukung operasional pelabuhan, tahun ini juga akan dilakukan pengerukan sedimentasi di muara sungai Serang.  Pengerukan akan maksimal jika dilakukan setelah pembangunan break water selesai.

Bupati Kulonprogo, Toyo Santoso Dipo keberadaan pelabuhan ini akan menampung ribuan tenaga kerja. Setidaknya sekitar 25 pengangguran akan tertampung di dalam unit kerja dan pendukung operasional pelabuhan. Disamping munculnya potensi unit usaha baru.

”Dibanding dengan biaya, manfaat pelabuhan akan lebih besar,”tutur Toyo.

Menurutnya saat ini sudah banyak investor yang tertarik menanamkan investasi di sekitar pelabuhan. Diantaranya dari Korea, yang hendak membangun pabrik tepung ikan dan pengalengan ikan. Bahkan ada beberapa investor yang bergerak di industri galangan kapal juga menyatakan siap.

Pemkab Kulonprogo, kata dia, juga telah melakukan pembicaraan dengan Pemerintah Cheko. Nantinya akan digagas jalur kereta baru yang melewati pelabuhan sebagai bagian dari kawasan ekonomi khusus.

”Saat ini sudah tahap pra studi kelayakan,” tutur Toyo. (fiz)


1 Komentar

  1. oriie rianzi mengatakan:

    Salam kenal kawan ,
    Mari berteman. .
    semangat terus tuk berkarya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: