Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Tak Ada Teroris di Kulonprogo

Tak Ada Teroris di Kulonprogo

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

Kapolres : Tak ada teroris di wilayah Kulon Progo

KULONPROGO – Kapolres Kulonprogo AKBP K Yani Sudarto memastikan tidak ada teroris yang ditangkap oleh Detasemen khusus (Densus) 88 di wilayah kabupaten Kulonprogo. Densus hanya melakukan penyelidikan di wilayah Minggir, Sleman.

“Tidak ada warga ataupun teroris yang ditangkap di Kulonprogo,” jelas Yani Sudarto.

Menurutnya polisi telah melakukan pengecekan di tiga kecamatan yang diduga untuk kabur teroris. Namun dari laporan dari Kecamatan Nanggulan, Kalibawang dan Samigaluh tidak ada penangkapan. Penyisiran juga dilakukan anggota kepolisian yang ada di setiap desa (babinsa). Bahkan isu penangkapan di wilayah Keceme, Gerbosari, Samigaluh juga tidak benar.

Diakuinya, pada Selasa (19/7) malam hingga Rabu (21/7) dini hari sempat ada konsentrasi aparat kepolisian, di wilayah Sumberagung, Minggir Sleman. Polres Kulonprogo sendiri tidak tahu menahu adanya sasaran dan persembunyian teroris. Polres hanya diperintahkan untuk bersiaga di wilayah perbatasan, yang dimungkinkan akan ada pelaku kabur.

”Malam itu kita terjunkan sekitar 100 personil gabungan baik berpakaian seragam ataupun preman,” tambah Yani.

Sesuai instruksi dari atas, pengamanan di daerah perbatasan akan diperketat. Khususnya yang berbatasan dengan Jawa Tengah dan Sleman. Ada indikasi pelaku yang diduga bernama Abu Irsyad, sempat berada di Kulonprogo.

Melihat kondisi geografis Kulonprogo, imbuh Yani, ada beberapa wilayah yang rawan dijadikan lokasi persembunyian. Wilayah perbukitan yang jauh dari pusat kota seperti ini rawan dimanfaatkan pelaku untuk bersembunyi. Guna mengantisipasi, polres akan terus melaksanakan operasi pengamanan terpadu. Ini untuk mempersempit ruang gerak teroris.

”Kita terus pantau daerah yang berpotensi, termasuk jaringan radikal yang pernah ada,” pungkasnya.

Mantan Kapolsek Kalibawang AKP Budi Susilanto, mengatakan ada beberapa nama yang sempat diawasi oleh kepolisian. Mereka pernah terlibat dalam perang di Ambon. Namun belakangan mereka tidak banyak melakukan perbuatan makar.

”Kita sempat, awasi beberapa mantan aktivis,”ujar perwira di mapolres Kulonprogo ini.

Sementara itu, Kapolsek Lendah AKP Maryono mengaku juga sempat mendengar isu penangkapan di wilayah lendah. Namun setelah dilakukan pengecekan tidak ada buktinya.

”Lendah aman, dan tidak ada yang ditangkap,” ujarnya.(fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: