Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Waktu Pelayanan Samsat Pendek

Waktu Pelayanan Samsat Pendek

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Jam Pelayanan Kantor Samsat Kulonprogo dikeluhkan masyarakat. Sebab waktu pendaftaran untuk pajak kendaraan bermotor hanya dibatasi hingga pukul 12.00 WIB. Selebihnya akan ditolak dan disarankan di keesokan harinya.

Salah seorang warga, Agung Nugroho, mengaku datang ke samsat pukul 12.30 WIB. Saat itu dirinya hendak membayar pajak perpanjangan kendaraan bermotor. Namun ketika sampai di loket pendaftaran dirinya sudah ditolak dan dinyatakan sudah tutup.

Warga Lendah ini mengaku ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan sebelumnya. Akibatnya dia baru bisa datang untuk pajak pada siang hari. Sayangnya pelayanan sudah tidak menerimanya, dengan alasan waktu sudah tutup.

”Saya tidak tahu, kalau pendaftaran hanya sampai jam 12.00 WIB,” jelasnya.

Menurutnya, kebijakan itu sangat memberatkan bagi warga yang tinggal di pinggiran. Apalagi tidak pernah ada sosialisasi mengenai jam pelayanan ini. Setahu warga jam pelayanan sampai pukul 14.00 Wib seperti pelayanan yang lain.

“Sudah jauh-jauh sampai sini kok malah sudah tutup,” keluhnya.

Salah satu petugas Samsat, Aiptu Purwantoro enggan menjelaskan permasalahan ini. Namun hal ini sudah berlaku sejak lama dan ditulis di ruangan depan.

”Saya tidak berwenang untuk menjelaskannya,”kilahnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Kulonprogo, AKP Ahmad Nanang Wibowo mengatakan pelayanan dilakukan sampai sore dan sesuai jam kerja. Khusus pendaftaran memang dibatasi sampai pukul 12.00 WIB. Hal ini dilakukan karena banyak pertimbangan. Salah satu alasan utama karena pekerjaan di samsat bukan hanya dilayani oleh polisi. Tetapi ada petugas bank dan petugas dari Dinas Pendapatan daerah.

”Ini sudah sistem, dan ada tiga institusi jadi tidak bisa datang daftar, karena jam pelayann bank juga terbatas,” ujarnya.

Menanggapi adanya keluhan dari masyarakat, dianggapnya sebagai kritikan yang membangun. Justru adanya kritikan ini akan menjadi dasar bagi evaluasi dan perbaikan pelayanan. Tinggal bagaimana mensikapi keluhan dengan memebrikan alasan yang tepat.

”Kalau yang komplain hanya satu sedang yang menerima banyak itu kan masih wajar,” tuturnya.(fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: