Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Subangi : Pusat Harus Serius Bangun Pelabuhan

Subangi : Pusat Harus Serius Bangun Pelabuhan

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Pembangunan pelabuhan ikan Tanjung Adikarto masih jauh dari harapan. Masih butuh alokasi anggaran untuk menyelesaikan proyek nasional ini. Idealnya pemerinah pusat mengambil alih kebijakan pembangunan agar pembangunan bisa cepat selesai.

Anggota Komisi A DPRD DIY Ahmad Subangi mengatakan pembangunan pelabuhan telah menghabiskan anggaran hingga ratusan miliar. Kenyataannya bangunan yang ada belum bisa berfungsi sesuai rencana. Daerah maupun provinsi tidak memiliki anggaran lebih untuk membiayai pembangunan ini.

”Butuh keseriusan dari pusat, syukur mereka mau mengambilalihnya,”jelas Ahmad Subangi.

Menurutnya, kebijakan mengambilalih rencana ini akan membuat proses pembangunan lebih cepat. Sedangkan daerah diarahkan untuk menyelamatkan aliran sungai di sepanjang muara sungai Serang. Dengan cara ini semua program bisa terintegrasikan dan cepat terselesaikan.

Politisi PKB ini melihat bangunan breakwater yang ada di dua sisi belakangan banyak yang runtuh. Hal ini akibat hempasan gelombang dan pusaran air di sekitar bangunan. Akibatnya banyak yang patah dan rawan meluas. Untuk mengatasinya, perlu adanya bangunan pendukung semacam grounsill. Bangunan ini dibuat disisi luar break water yang ada. Selain mengurangi besarnya gelombang, juga bisa menjadi lokasi sedimentasi pasir.

”Mungkin bisa tiga atau empat groundsill, bangunan lebih awet dan mengurangi endapan di pintu masuk,” jelas Subangi.

Bupati Kulonprogo Toyo Santoso Dipo, mengatakan karakteristik ombak dan pantai selatan ini cukup unik. Hal inilah yang menyebabkan proses pembangunan tidak bisa berjalan cepat. Melatakkan pondasi butuh adanya endapan pasir yang paling tepat, dan waktu pula.

”Untuk meletakkan pondasi saja menunggu pasir mengendap ini tidak bisa cepat,” terangnya.

Menurutnya pembangunan pelabuhan ini memang menjadi kewenangand ari pusat melalui APBN. Daerah dan provinsi hanya mendukung porgram yang ada, termasuk memfasilitasi program yang ada. Nantinya di kedua sisi pintu masuk memang akan dibangun grundsill untuk pemecah ombak.

”Sekarang memang belum ada, nanti tetapada grondsillnya,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Provinsi DIY Sudiyanto, mengatakan tahun ini pemprov akan membangun safety belt disekitar kolam pelabuhan. Sedangkan proses pengerukan kolam menjadi ketugasan pemerintah pusat.

”Kita tahun ini bangun safety belt kolam pelabuhan,” tuturnya.

Keberadaan bangunan breakwater yang ada, nantinya juga akan ditambah panjang di kedua sisi. Penambahan akan dilakukan tahun ini, dan masih dalam proses pembangunan. Hal yang sama juga akan dilakukan untuk menyedot endapan lumpur di sekitar muara. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: