Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Maling Spesialis kabel Tower Dibekuk

Maling Spesialis kabel Tower Dibekuk

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

Polisi membekuk Pencuri Kabel Tower Seluler di Nanggulan

KULONPROGO – Polres Kulonprogo mengungkap jaringan pencuri spesialis kabel tower. Tiga pelaku berhasil dibekuk polisi bersama warga, usai mencuri kabel di wilayang Kaliwangan, Kalidengen, Temon. Hingga kini ketiga pencuri ini ditahan di Polsek Nanggulan, menyusul adanya lokasi lain dalam pencurian ini.

Tiga pencuri yang ditangkap, Yulianto,30, Antok Teguh,43, warga Tegalrejo, Yogyakarta. Satu tersangka lain Samrudi,26 warga Playen, Gunung Kidul.

Kanit I Reskrim Polres Kulonprogo, Iptu Fakhrurodin, mengatakan penangkapan terhadpa ketiga pelaku berawal dari kecurigaan warga. Saat ini ada beberapa warga yang tengah ronda mendapati ketiga pelaku sedang naik tower. Gerak-gerik ini terus diamati warga dan dilaporkan kepada petugas Polsek Temon. Begitu turun, warga bersama polisi menyergap dan menangkap ketiga pelaku. Polisi juga menemukan barang bukti berupa kabel tembaga yang dipotong sepanjang 1,5 meter

”Mereka ditangkap ketika turun dari towerm” terangnya.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan, ketiganya mengakui baru saja mencuri kabel ini di wilayah Nanggulan. Tepatnya di Dusun Janti, Jatisarono, Nanggulan. Dari lokasi ini pelaku mendapatkan kabel dengan panjang hingga 20 meter. Namun sebelum menikmati hasilnya, pelaku kepergok warga dan memilih kabur meninggalkan barang bukti.

”Modusnya pelaku ini memanjat dan memotong kabel dengan tang,” ujar Fahrurodin. Pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara 5 tahun.

Tersangka Samrudi, mengaku baru dua kali mencuri dan sudha tertangkap warga. Saat menjalankan aksinya, mereka berombongan dengan membawa peralatan yang sudah disiapkan. Diantaranya berupa tang, kunci pas, dan tali.  Rencananya kabel ini akan dijual kepada tukang rongsok. Satu kilogram kabel seperti ini laku hingga Rp 50 ribu per kilogramnya.     penjara.

”Rencananya dijual untuk makan dan beli rokok,” ujarnya pasrah.

Dari hasil penyidikan polisi, salah satu tersangka Yulianto merupakan seorang residivis. Dia pernah mendekam di penjara dalam kasus pencurian. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: