Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » KPUD Minta Teleconference

KPUD Minta Teleconference

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

*Pemeriksaan Saksi pada Sidang Gugatan MK

KULONPROGO – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kulonprogo meyakini gugatan sengketa pemilukada di Mahkamah Konstitusi (MK) akan banyak melibatkan saksi. Untuk itulah, KPUD akan meminta majelis hakim menggelar pemeriksaan dengan teleconference.

”Kalau bisa pemeriksaan saksi dengan teleconference, karena saksinya sangat banyak,” jelas Ketua KPUD Siti Ghoniyatun.

Menurutnya, permohonan ini akan disampaikan kepada majelis hakim bersamaan dengan pengambilan berkas gugatan yang dverifikasi. Dimana pada persidangan perdana Jumat (8/7) lalu, pemohon dari pasangan Suprapta-Soim (Prakoso) dan pasangan Mulyono- Ahmad Sumiyanto (Noto) diminta melakukan perbaikan atas materi gugatan. KPUD, juga akan minta panwas ikut dihadirkan sebagai saksi. Sebab dalam materi gugatan ada permasalahan yang disampaikan tekait proses pembentukan KPPS.

”Panwas perlu dihadirkan, karena juga paham terkait pembentukan KPPS,” jelasnya. Sidang kedua, rencananya akan digelar pada Kamis (14/7) mendatang dengan agenda pemeriksaa saksi.

Kuasa hukum pasangan Prakoso dan Noto, Zahru Arqom mengatakan telah melengkapi semua berkas gugatan yang kurang. Hari ini, berkas materi gugatan akan diserahkan kepada majelis hakim, sesuai dengan permintaan.

”Semuanya sudah siap tinggal kita sampaikan saja,” ujarnya.

Menurutnya, kekurangan materi hanya terkait kejelasan bukan subtansi materi gugatan. Diantaranya daftar saksi dan  kelengkapannya, seperti siapa saja saksi yang akan diajukan dan  fotocopy KTP.

”Rencananya ada sekitar 20 saksi yang akan kita hadirkan,” ujarnya.

Terkait permintaan teleconference, Zahru tidak mempermasalahkan. Semuanya diserahkan kepada majelis hakim selaku yang berwenang menentukan. Apalagi mekanismenya sudah diatur dalam perundangan.

Ketua Panwaslukada Kulonprogo Pujarasa Satuhu siap menghormati proses hukum yang ada. Termasuk kesediannya menjadi saksi dalam persidangan. Informasi yang ada, KPUD sudah mengirimkan surat ke Bawaslu, untuk menghadirkan panwas dalam persidangan.

”Kita hormati semua proses yang ada,” tegasnya. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: