Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Wujudkan Mimpi Indah Mega proyek

Wujudkan Mimpi Indah Mega proyek

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

CATATAN AWAL PEKAN

Hiruk pikuk pilkada Kulonprogo, telah selesai dan menghasilkan pasangan dr Hasto Wardoyo SpOG(K) dan Drs Sutedjo atau dikenal dengan pasangan Sehat sebagai pasangan calon pemimpin. Pasangan ini oleh KPUD, telah ditetapkan sebagai pemenang pada pilkada Kulonprogo yang digelar pada Minggu (19/6) silam.

Perang mental, urat syarat maupun emosi antar kader dan pendukung, perlahan mulai sirna. Empat pasangan calon sendiri telah menerima hasil perhitungan KPUD dengan legowo. Torehan perolehan suara sekitar 105.965 suara yang setara dengan 46,30% merupakan modal besar untuk membangun.

Kendati demikian, proses demokrasi ini masih diwarnai tarik ulur kepentingan. Menyusul adanya gugatan yang dilayangkan oleh pasangan Suprapto-Soim (Prakoso) dan Mulyono-Ahmad Sumiyanto (Noto) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Saat ini proses persidangan di puncak peradilan juga tengah dimulai.

Terlepas dari ada dan tidaknya gugatan, ada yang lebih penting untuk diperhatikan. Yaitu masyarakat Kulonprogo dan kebijakan-kebijakan dari pemerintah yang pro rakyat. Hampir selama proses pilkada, ruangan dan kemegahan gedung DPRD sirna. Gedung yang sebelumnya dipenuhi wakil rakyat, kerap kosong melompong. Para wakil rakyat yang dipilih rakyat, memilih menyibukkan diri dalam proses pilkada. Kondisi ini membuat proses legislasi produk hukum daerah sedikit terganggu.

Pilkada yang sudah selesai 22 hari lalu, harus dimaknai sebagai momentum untuk kembali bekerja. Tugas pemerintah bukan hanya menghasilkan pemimpin lima tahun mendatang. Namun proses pembangunan dan kebijakan terhadap rakyat adalah yang utama.

Impian mega proyek yang telah dirintis oleh bupati Toyo Santoso Dipo, masih cukup menghadang. Bandara yang katanya tinggal satu atau dua tahun lagi, harus dipersiapkan lebih dini. Feasibility Study, dan permodalan harus disiapkan lebih cepat. Apalagi tawaran kerjasama dan bantuan modal juga mulai muncul.

Pelabuhan Samudera ”Tanjung Adikarta” seakan tidak pernah ada kabarnya. Telinga masyarakat sudah jenuh mendengar janji-janji menjadikan sebagai pelabuhan terbesar di selatan Jawa. Kenyataannya, tidak ada kepastian janji ini bisa ditepati. Di era 2010, dijanjikan akan mulai beroperasional di akhir tahun. Begitu pula dengan 2011 ini. Apakah  akan kembali mundur di 2012, 2013 dan seterusnya.  Apalagi bentangan bangunanbreak water sebagai pemecah gelombang juga terus terkikis ganasnya ombak selatan Jawa.

Pekerjaan  berat bukan hanya pada dua proyek itu saja. Penambangan dan pengolahan pasir besi, nampaknya juga butuh pemikiran dan jiwa besar dari pemimpin. Aksi pro kontra masih terus muncul tanpa ada penyelesaian yang pasti. Bahkan sebagian masyarakat merasa telah menjadi korban investasi. Hal seperti itu harus diminimalkan, dengan pendekatan yang persuasif. Jangan sampai masyarakat kecil yang tidak tahu menahu arah pembangunan dibenturkan kepentingan-kepentingan tertentu.

Kawasan ekonomi khusus (KEK), yang akan menopang perekonomian Kulonprogo juga tidak pernah beranjak dari tidurnya. Investor asing dari sejumlah negara, kerap meninjau lokasidan potensi yang ada. Sayang tinjauan itu belum diikuti dengan langkah konkrit, dan kepastian menempatkan modal investasi.

Marilah slogan Kulonprogo the Jevel of Java yang dicanangkan di Jakarta direalisasikan. Jangan sampai slogan ini hanya sebatas mimpi indah. Saatnya, semua elemen yang ada untuk saling berpegangan tangan dan membangunkan mimpi indah. Jiwa besar untuk bisa menerima dan menghormati perbedaan harus ditumbuhkan. Sebab tanpa itu semua, Kulonprogo dalam kondisi stagnan dan sulit untuk maju. Butuh anggaran dari sektor riil, dibandingkan mengandalkan aloasi dana dari pusat. (k


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: