Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Perwakilan Majelis Permusyawaratan rakyat (MPR) RI, kemarin siang menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI). Sosialisasi yang dipusatkan di Gedung Kaca, komplek Pemkab ini dihadiri puluhan perwakilan guru (PGRI) se-Kulonprogo.

Ketua Fraksi PKS, TB Soenmandjaja, dalam sambutannya mengatakan MPR memiliki tugas dalam memasyarakatkan Pancasila dan UUD 1945. Seperti tertuang dalam pasal Pasal 15 ayat (1) UU 27/2009 tentang MPR, DPR dan DPRD. Tugas inilah salah satunya dilaksanakan dengan menggalang kerjasama dengan PGRI seperti yang terjadi di Kulonprogo.  

”Melalui pengajaran sejak dini kepada para pelajar, generasi muda, pembentukan karakter bangsa sebagai penjabaran dari empat pilar kehidupan bernegara yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika, akan lebih cepat terwujud,” jelas Soenmandjaja.

Melihat peran guru yang cukup vital inilah, guru sebagai pendidik memiliki kewajiban untuk ikut serta dalam memasyarakatkan empat pilar kebangsaan ini. Khususnyakepada pelajar dan generasi muda.

Menurutnya, bangsa Indonesia sedang mengalami krisis multidimensi. Baik dari aspek politik, sosial, ekonomi, dan konflik sosial. Untuk mengatasi permasalahan ini perlu penjabaran pengamalan empat pilar dalam kehidupansehari-hari.

”Empat pilar itu akan mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.

Bupati Kulonprogo Toyo Santoso Dipo, melihat saat ini telah terjadi pergeseran kepedulian masyarakat dalam memahami nilai-nilai luhur bangsa sebagaimana terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Untuk itulah, perlunya tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

”Guru harus mampu mengintegrasikan empat pilar sebagai referensi bahan mengajar,” ujarnya.

Guru, kata dia, harus bisa memberi kontribusi positif terhadap anak didik melalui proses pembelajaran maupun melalui kehidupan sehari-hari. Sosialisasi iniharus dijadikan momentum untuk berkomitmen menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sementara itu, Ketua PGRI Kulonprogo, Sugiharto, mengaku sosialisasi ini diikuti 300 orang. Sosialisasi akan dilaksanakan selama dua hari dengan  sasaran guru Pendidikan Kewarganegaraan, guru kelas dan pengawas, kepala UPTD Dinas Pendidikan. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: