Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Kadus Barongan Siap Mundur

Kadus Barongan Siap Mundur

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

*Tepis Menggelapkan dana dan Semen

KULONPROGO – Kepala Dusun (Kadus) Barongan, Desa Karangsewu, Galur, Slamet Diyono, menepis tudingan  telah menggelapkan bantuan semen dan dana stimulan. Uang dan bantuan semen sudah digunakan untuk kegiatan pembangunan. Sisanya akan digunakan untuk pembangunan pagar makam.

Kadus Barongan, Slamet Diyono mengakui telah menerima bantuan semen sebanyak 122 zak dan dana stimulan dari desa sebesar Rp 4,75 juta. Bantuan semen telah digunakan untuk corblok jalan, pembuatan berem jalan, termasuk pengerasan corblok jalan melanjutkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Sisanya sekitar 53 zak yang dititipkan ke toko material bangunan.

Terkait bantuan dana stimulan, telah digunakan untuk membeli 40 kursi plastik inventaris pedukuhan atau dusun. Sebagian lagi untuk mendukung program PNPM. Sedangkan dana yang belum digunakan dari tahun 2007 hingga 2010 masih ada sebesar Rp 3,5 juta.

“Sisa dana dan semen akan digunakan untuk pembangunan pagar makam,” kilahnya.

Semua penggunaan tersebut, kata dia sudah dilaporkan ke desa. Hanya saja laporan yang ada baru sebatas laporan lisan. Untuk laporan tertulisnya akan segera disampaikan.

Slamet juga berencana mengundurkan diri dari jabatannya. Menyusul adanya desakan warga yang menuding dirinya tidak transparan.  Dirinya merasa sudah kewalahan mengendalikan warganya. Untuk itulah dia akan lapang dada melepaskan jabatannya.

”Akan koordinasi dulu dengan desa, saya nglenggono kalau memang harus mundur,” tuturnya.

Sementara itu Kades Karangsewu Sudarsana, mengaku sampai saat ini belum mengetahui persis kejadian di wilayah Barongan. Pihak desa belum menerima laporan baik dari warga maupun dengan pihak kepala dukuh. Untuk tiulah desa, akan melakukan pendekatan dengan kedua belah pihak untuk mencari solusi penyelesaian terbaiknya. Termasuk melakukan konsultasi dengan pemrintah kabupaten untuk menyelesaikan masalah ini.

”Nanti kita akan turun ke bawah, mencari kebenaran masalahnya seperti apa,” jelasnya didampingi kepala BPD Suratno.

Kabag Pembangunan Desa Karangsewu Jarot Purnomo mengatakan desa tidak pernah terlibat langsung dalam pencairan semen. Proposal yang masuk segera dilimpahkan ke kecamatan, begitu semen turun, ditangani oleh masing-masing pedukuhan. Diakuinya pada 2009 dirinya pernah menegur kepala dukuh Barongan. Saat itu dirinya tidak membuat laporan penggunaan bantuan semen.

”Tidak ada laporan yang disampaikan dari dia (Kadus Barongan),”tegasnya. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: