Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Anggaran Perawatan BCB Minim

Anggaran Perawatan BCB Minim

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Kulonprogo tidak memiliki anggaran yang cukup untuk merawat Benda Cagar Budaya (BCB). Terakhir, delapan BCB ini mendapatkan bantuan pada 2008 silam. Keterbatasan anggaran menjadi kendala bagi perawatan benda-benda purbakala ini.

Delapan BCB di Kulonprogo yang telah mendapat SK antara lain Jembatan Duwet kalibawang, Rumah Sakit TB Simatupang, Pagar Kecamatan Pengasih, Gereja Lourdess Sendangsono, Kompleks Sendangsono, Joglo Hj Jamal Sentolo dan dua rumah pabrik gula Galur. Karena keterbatasan anggaran kondisi benda-benda ini sangat memprihatinkan. Hanya beberapa saja yang kondisi terawat karena masih dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kabid Kebudayaan Disbudparpora Kulonprogo, Sigit Wisnutama anggaran dari kabupaten sangat terbatas.  Pada 2008 bantuan yang dikucurkan oleh pemkab hanya Rp 500 ribu untuk masing-masing benda. Sedangkan dari pemerintah Provinsi sebesar Rp 5 juta.

“Setelah itu kita tidak memiliki lagi anggaran untuk itu,” jelasnya.

Dinas berharap, ada pihak ketiga yang bersedia memberikan bantuan. Sebab kalau mengandalkan dana dari APBD tidaklah memungkinkan. Peran aktif dari masyarakat dalam melakukan pengawasan dan perawatan sangat diharapkan.

“Perawatan sangat diperlukan. Jangan sampai ada pemugaran, karena itu bisa merubah struktur dan bentuk BCB,” ujarnya.

Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan Disbudparpora Kulonprogo, Singgih Hapsono menambahkan dalam watu dekat pihaknya akan bekerjasama dengan balai pelestarian peninggalan purbakala (BP3) Provinsi DIY. Salah satunya untuk melakukan inventarisasi terhadap beberapa bangunan bersejarah lain. Diantaranya 20 rumah peninggalan Belanda di karangsewu peninggalan Belanda, 1 bangunan kerkoff dan 15 nisan.

”Beberapa bangunan ini ada yang masih bagus, tetapi ada yang sudah rusak,” tuturnya. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: