Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Pendapatan Pariwisata Kulonprogo Minim

Pendapatan Pariwisata Kulonprogo Minim

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

Pengunjung :selama liburan sekolah, pengunjung pantai glagah meningkat.

*Baru Terealisasi Rp 460,7 juta

KULONPROGO – Tingginya angka kunjungan wisatawan selama liburan sekolah, belum signifikan terhadap pendapatan retribusi obyek pariwisata. Hingga paruh waktu pertama, pendapatan yang masih hanya sekitar Rp 460,71 juta atau 39%. Padahal pada 2011 ini, Dinas Pariwisata ditarget mampu memasukkan pendapatan hingga Rp 1,177 M.

Kepala Disbudparpora Kulonprogo Sarjono, mengatakan target sebanyak itu dibebankan pada tujuh obyek pariwisata. Namun yang menjadi andalan, dan yang ditaksir memberikan sumbang terbanyak adalah Pantai Glagah. Pantai Glagah selama ini masih menjadi primadona andalan pariwisata di Kulonprogo. Pendapatan retribusi Pantai Glagah sendiri, dipatok Rp 910,5 juta. Selama 2011 ini telah tercapai Rp 371,335 juta (32%).  

”Target ini memang masih berat, tetapi kita optimis akhir tahun bisa memenuhinya,” jelasnya.

Untuk mendongkrak kunjungan, kata dia, Dinas telah menyiapkan beberapa event di Patai Glagah. Terdekat pada akhir pekan nanti dengan menggelar festival nasional layang-layang. Selain itu juga akan adigelar beberapa event pada lebaran dan tahun baru nanti.

“Pantai Glagah akan kita branding dengan wisata layang-layang,” tegasnya.

Sementara itu, enam obyek wisata lain Pantai Congot, Pantai Trisik, Waduk Sermo, Gua Kiskendo, Puncak Suroloyo, Pemandian Clereng dan Tanjungsarimasih belum seberapa. Obyek pariwisata ini masih menjadi pendukung wisata di Pantai Glagah. Padahal enam obyek ini memiliki karateristik dan keindahan alam yang bisa berpotensi mendukung pariwisata Kulonprogo ke depan.

Kasi Pelayanan data dan informasi Disbudparpora, Hera Suwanto menambahkan pihaknya juga telah menggelar berbagai pelatihan untuk para pelaku wisata. Ini merupakan salah satu upaya untuk mendongkrak kunjungan wisatawan. Setidaknya wisatawan yang datang bisa mendapatkan informasi yang benar mengenai kondisi dan sejarah wisatawan yang ada.

“Pelatihan ini untuk memberikan pembekalan ketrampilan agar mereka menguasai standar operasional untuk melayani para wisatawan,” katanya.

Pelatihan yang diberikan antara lain pelatihan kuliner, perhotelan, outbond dan manajemen rafting. Keempat pelatihan tersebut telah selesai dilakukan dan para pemandu wisata mulai mempraktekannya di lokasi-lokasi wisata tempat pemandu berasal. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: