Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » PPLP Tidak Tahu Bom Molotov Bandung

PPLP Tidak Tahu Bom Molotov Bandung

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Paguyuban Petani Lahan Pantai (PPLP) Kulonprogo, memastikan organisasinya tidak terlibat dalam aksi bom molotov yang terjadi di Bandung. PPLP yang aktif melakukan penolakan terhadap rencana penambangan pasir besi yang akan diupayakan oleh PT Jogja Magasa Iron (JMI), tidak memiliki jaringan diluar daerah. Apalagi yang melakukan tindakan anarkhis dan pengeboman.

“Kita tidak miliki jaringan di luar daerah, tidak mungkin kita terlibat,” jelas Sekretaris PPLP Sukarman.

Menurutnya, PPLP hanya melakukan perjuangan melawan rencana penambangan pasir besi di Kulonprogo. Tidak pernah ada aksi dan melibatkan dari pihak luar. Apalagi sampai mengarah tindakan anakis hingga melakukan pengeboman. Koordinator PPLP wilayah Garongan, Widodo mengaku justru PPLP belum mendengar adanya kabar ini.

Kondisi masyarakat di pesisir juga landai dan tidak ada gejolak sama sekali. Adanya aksi bom molotov, diyakini tidak ada kaitannya dengan PPLP. Mungkin saja aksi ini terkait solidaritas perjuangan PPLP dalam menolak rencana penambangan pasir besi.

”Kita tidak miliki kaitan dengan bom molotov di Bandung,” tuturnya.

Adanya solidaritas terhadap perjuangan PPLP bisa dilakukan oleh pihak manapun. Hal itu juga tidak pernah dikoordinasikan dengan PPLP. Tentu saja itu menjadi tanggungjawab mereka, dan PPLP tidak tahu.

”Petani PPLP lebih fokus menanam cabe,” pungkasnya.

Kapolres Kulonprogo AKBP K Yani Sudarto, mengaku sudah mendapatkan perintah dari Kapolda DIY bersiaga adanya kasus bom molotov. Instruksi ini juga sudah diteruskan kepada seluruh jajaran yang ada dibawahnya.

”Anggota sudah kita perintahkan siaga khususnya pengamanan oyek vital,” ujarnya.

Disinggung mengenai adanya selebaran yang mencatutu naa PT JMI yang akan melakukan penambangan pasir besi di Kulonprogo, Kapolres enggan menjelaskan.

”Kita tidak mau berpolemik soal itu, ” kilahnya.

Sementara itu General Manager (GM) PT JMI Mochsen Alhamed, enggan menanggapi adanya bom molotov maupun selebaran yang mengaitkan institusinya. ”Maaf kita tidak bisa tanggapi masalah itu,” kilahnya. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: