Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Pilkada Kulonprogo Digugat ke MK

Pilkada Kulonprogo Digugat ke MK

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

Tunjukkan : Petugas menunjukkan surat suara yang dipakai pada pilkada Kulonprogo 19 Juni 2011 lalu

JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menerima permohonan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) kepala daerah Kabupaten Kulonprogo. Permohonan diajukan oleh dua pasangan calon, yaitu Mulyono-Ahmad Sumiyanto yang diusung oleh Partai Demokrat dan PKS serta Suprapta-Soim dari Partai Golkar, Gerindra, PKPB, PDK, PKNU.

Staf bagian kepaniteraan, Agusniwan Etra mengatakan permohonan diterima hari senin (27/06). Mereka diwakili oleh pengacara Zahru Arqom.

“Saat ini sedang proses registrasi,”ujarnya di gedung MK Jalan Medan Merdeka Barat kemarin.

Setelah melewati proses tersebut, kepaniteraan akan melakukan analisa berkas permohonan. Yaitu pemeriksaan syarat-syarat formal kelengkapan berkas, seperti surat kuasa dan bukti permulaan yang diajukan. Kemudian setelah analisa rampung, panitera akan memberikan nomer perkara pada permohonan tersebut.

“Sejak diberikan nomer perkara,ketentuanya harus ada sidang dalam tiga hari,”ujarnya

Kendati sudah mengajukan gugatan, namun sampai kemarin Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kulonprogo belum menerima tembusan. Ketua divisi Humas Pendidikan Pemilih Data dan Informasi, Marwanto mengaku sempat mendengar adanya rencana gugatan tersebut. Namun tidak pernah ada kejelasan pihak mana yang mengajukan gugatan.

”Kita belum tahu, karena sampai saat ini KPUD belum mendapatkan tembusan,” jelasnya.

Penuturan senada juga disampaikan oleh anggota KPUD yang lain Panggih Widodo. Menurutnya, dirinya telah melakukan koordinasi dengan tim sukses pasangan calon. Kenyataanya tidak mendapatkan jawaban pasti adanya gugatan ini. Bahkan upaya KPUD untuk melacak juga menemui jalan buntu.

”Katanya memang ada gugatan, tetapi saya cek ke registrasi online website MK, juga belum ada,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPD PKS Kulonprogo Hamam Cahyadi ketika dikonfirmasi permasalahan ini enggan menanggapi. Menurutnya, masalah ini menjadi kewenangan dari pasangan calon yang diusung pada pilkada.

Wah maaf, untuk sementara kita tidak bisa berikan penjelasan. Itu domainnya calon,” ujarnya.

Sementara itu kuasan hukum Noto dan Prakoso, Zahru Arqom,ketika dikonfirmasi sedang sibuk. Dia belum bersedia untuk memberikan keterangan lebih terkait gugatan ini. Nanti menjelang persidangan atau persidangan siap memberikan konferensi pers.

”Saya sedang di jalan. Besok aja kalau sudah mendekati akan saya beberkan semuanya,” tuturnya.

Tim sukses pasangan Sehat (pemenang pilkada Kulonprogo), Hamam Mutaqim, mengaku siap menerima adanya gugatan ini. Menurutnya selama pelaksanaan kampanye sampai dengan hari pemililihan dilakukan secara normatif dan tidak pernah ada kecurangan. Mulai dari money politik, black campaign, tidak pernah dilakukan oleh timnya.

”Kita siap hadapai gugatan itu, dan kita tidak akan terpancing,” tuturnya. (SI/fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: