Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » 630 PNS Diambil Sumpah

630 PNS Diambil Sumpah

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Sebanyak 630 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan pemerintah kabupaten (pemkab) Kulonprogo, kemarin siang diambil sumpah dan janjinya.

Kausbid Pengawasan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kandar Abadi mengatakan para PNS yang disumpah dan diambil janjinya merupakan PNS dan CPNS yang diangkat pada 2008, 2009 dan 2010. Kebetulan saat pengangkatan ada yang belum mengikuti sumpah. Ada pula beberapa PNS ini yang pindah atau mutasi ke tempat tugas baru, sehingga haraus dilantik.

”Adanya sumpah dan janji ini, merupakan komitmen untuk mengabdikan kepada daerah,” ujarnya.

Setelah diambil sumpah dan janjinya, para PNS ini juga diberikan pembekalan. Pembekalan dilakukan oleh Kepala BKD Djulistyo, khususnya mengangkut pasal 53/2010 tentang disiplin PNS. Pada aturan yang baru ini, pengawasan terhadap kinerja PNS lebih ketat. Jika terbukti mangkir dan tidak melaksanakan tugas selama 46 hari berturut-turut, bisa diberhentikan.

”Aturan ini lebih ketat, agar PNS lebih maksimal dalam bekerja,” tuturnya.

Sementara itu, bupati Kulonprogo Toyo S Dipo dalam sambutannya maengatakan seluruh PNS wajib untuk disumpah, sesuai dengan PP 21/1975 tentang sumpah dan janji PNS. Pengambilan sumpah dan janji jangan hanya dipandang sebagai seremonial belaka. Namun juga kepada kebulatan tekad dilandasi lahir dan batin untuk bersika, bertindak dan bertingkah laku sesuai dengan ketentuan PNS.

”Pelanggaran tehadpa sumpah dan janji adalah dosa, dan ada sanksi yang bisa diterapkan,” jelasnya.

Menurut bupati, PNS adalah abdi dan pelayan masyarakat. Hal itu harus dihayati agar menimbulkan semangat untuk mengabdi dan melayani masyarakat. Sumpah dan janji harus bisa memotivasi PNS agar bisa mencapai prestasi kerja. Pembinaan jenjang karir menitikberatkan pada kualitas dan prestasi kerja.

”PNS harus netral dan tidak terpengaruh kepentingan politik dan tidak diskreminatif dalam pelayanan,” tuturnya. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: