Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Mayat Perempuan Mengambang di Glagah

Mayat Perempuan Mengambang di Glagah

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

KULONPROGO – Seorang perempuan muda ditemukan sudah menjadi mayat dan mengambang di muara Sungai Serang, diwilayah Glagah Kecamatan Temon,kemarin. Tidak ada identitas diri pada tubuh korban. Diduga perempuan ini menjadi korban pembunuhan atau melakukan bunuh diri.

Jasad perempuan ini ditemukan Suradi, salah seorang warga sekitar. Saat itu, saksi tengah mencari kayu bakar di sepanjang aliran sungai yang bermuara di pantai Glagah ini. Sekitar 200 meter selatan jembatan Glagah, saksi melihat korban dalam kondisi mengambang. Saat itu juga kejadian ini dilaporkan petugas portir wisata Glagah.

”Awalnya saya kira boneka, setelah saya amati orang langsung saya laporkan petugas,” ujarnya.

Tidak berlangsung lama datang Tim SAR Pantai Glagah. Dibantu warga, mayat perempuan ini dievakuasi ke daratan. Petugas kepolisian yang datang langsung melakukan identifikasi. Hanya saja proses identifikasi sulit dilakukan, karena sama sekali tidak ada identitas pada tubuh korban.

Perempuan malang ini, diperkirakan berusia 25-30 tahun, kulit sawo matang dengan tinggi sekitar 153 cm. Korban mengenakan kaos coklat, dengan jaket sweater warna putih dengan celana panjang jeans warna biru. Ciri fisik korban rambutnya bergelombang sebahu dan ada tahi lalat pada dagu. Di tulang kaki korban dan lutut kanan ditemukan luka gores. Sedangkan pada mulut korban masih ada busa.

Anggota tim SAR Pantai Glagah, Bagyo Huntoro memastikan korban belum lama meninggal. Saat diangkat posisinya masih lemas dengan perut belum menggelembung. Diduga ketika ditemukan korban belum ada 12 jam meninggal.

Bagyo menengarai korban bunuh diri dari atas jembatan Glagah. Ini bisa dilihat dari luka gores di tulang kaki dan lutut. Hingga akhirnya terbawa aliran air ke selatan.

”Kemungkinan dia bunuh diri terjun. Tetapi kalau busa dimulutnya saya tidak tahu,”ujarnya.

Warga yang lain Ikwanudin, memastikan korban bukan warga sekitar. Sebab tidak ada satupun warga yang mengenalinya. Apalagi di jembatan Glagah malam itu cukup ramai. Dirinya justru mencari ikan di bawah jembatan.

Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) II Polres Kulonprogo Ipda Ronald Nobel Manalu mengatakan, tidak berani memastikan penyebab kematian. Namun dari kondisi tubuh korban yang lemas dan perutnya yang belum menggelmbung kemungkinan belum lama meninggal. Untuk memastikan korban akan dibawa ke RSUD Wates untuk menjalani pemeriksan medis dan visum et repertum.

”Kita hanya temukan luka memar pada kaki dan lututnya,” jelasnya.  (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: