Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Potensi Laut Belum Dikelola Optimal

Potensi Laut Belum Dikelola Optimal

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

serahkan : Danlanal yogyakarta Kolonel Aloysius Pramono menterahkan bibit kepada nelayan

*Denlanal Yogyakarta Bersih-bersih Pantai dan Tanam Pohon

KULONPROGO – Pantai selatan Kulonprogo akan menjadi tumpuan optimalisasi potensi kelautan di provinsi DIY. Laut harus bisa dikelola untuk peningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Danlanal V Yogyakarta, Kolonel Laut Aloysius Pramono, mengatakan potensi sumber daya laut selama ini belum dikelola secara optimal. Masyarakat dan nelayan baru bisa memanfaatkan sebagian kecil potensi yang ada di lautan.

”Potensi laut ini belum tergarap, padahal bisa menjadi andalan untuk mensejahterakan masyarakat,” jelasnya, disela penanaman pohon dan bersih-bersih pantai Congot, kemarin.

Menurutnya, Kulonprogo telah merintis untuk melakukan ekplorasi potensi kelautan. Yakni dengan dibangunnya pelabuhan Tanjung Adikarto. Pelabuhan ini akan menjadi tumpuan pengelolaan kelautan. Peluang usaha baru dan lapangan pekerjaan akan muncul seiring dengan dibukanya pelauhan ini.

Kegiatan yang dipusatkan di Pantai Congot ini, dilakukan dengan menanam seribu bibit pohon dari Pantai Congot sampai dengan Karangwuni. Penanaman pohon ini juga melibatkan unsur TNI, Kepolisian, nelayan dan masyarakat sekitar.   Kegiatan ini juga dilakukan dengan melakukan pembersihan sampah di sepanjang pantai Congot. Pantai yang bersih diharapkan bisa mendatangkan wisatawan.

”Selain untuk perindang, tanaman ini untuk mengatasi pemanasan global,” jelasnya.

Bupati Kulonprogo Toyo Santoso Dipo mengatakan potensi laut Kulonprogo akan menjadi penopang kehidupan masyarakat pesisir. Pemkab telah menjalin kerjasama dengan investor yang akan mengolah hasil laut. Diantaranya pabrik surimi atau tepung ikan, investor cold storage dan galangan kapal nelayan besar.

“Laut akan menjadi penyangga ekonomi yang besar,” jelasnya.

Bupati juga menyatakan jika rencana pembangunan kawasan pesisir dengan menyusun kawasan ekonomi khusus juga sudah direspon oleh pusat. Perijinan untuk pembangunan KEK sudah diajukan ke Menteri Koordinator Perekonomian

Dalam KEK ini, juga akan dibangun jaringan rel kereta api yang menghubungkan dari Stasiun Kedundang. Jaringan ini akan melewati pelabuhan, bandara, pantai trisik dan kembali ke Stasiun Sentolo.

“DED KEK ini masih harus dikoordinasikan dengan pusat dan provinsi,” jelas Toyo. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: