Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Pasangan Sehat, Sementara Unggul

Pasangan Sehat, Sementara Unggul

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

Coblos : Bupati Kulonprogo Toyo S Dipo bersama istri memasukkan surat suara ke kotak, usai mencoblos.


KULONPROGO – Pasangan nomor urut 4 dr Hasto Wardoyo-Sutedjo (Sehat), untuk sementara unggul pada pemilihan Kepala daerah (pilkada) Kulonprogo yang dilaksanakan serentak di 937 tempat pemungutan suara (TPS), kemarin.Pasangan yang diusung koalisi PDIP, PAN dan PPP ini unggul atas tiga pasangan lain. Jika perubahan suara tidak mencolok, pilkada Kulonprogo hanya akan dilakukan satu putaran dengan kemenangan pasangan Sehat.

Pilkada Kulonprogo, yang dilaksanakan kemarin ini diikuti empat pasangan calon bupati dan wakil bupati. Pada nomor urut 1 Sarwidi-Hartikah Sartika yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pada nomor urut 2, pasangan Mulyono-Ahmad Sumiyanto (Noto), yang diusung koalisi Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sedangkan pada nomor urut 3, pasangan Suprapta-So’im (Prakoso) yang diusung Partai Golkar, Gerindra, PDK, PKPB dan PKNU. Terakhir nomor urut 4 pasangan Hasto Wardoyo-Sutedjo (Sehat) yang diusung koalisi PDIP, PAN dan PPP. Total daftar pemilih tetap (DPT) mencapai 349.906 suara.

Hasil perhitungan cepat (quick count) yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kulonprogo pukul 17.30 WIB, telah masuk perhitungan suara di 337 TPS. Pasangan Sehat unggul dengan 52.894 suara atau 42,63%. Disusul pasangan Noto di urutan kedua dengan 37.696 suara di urutan kedua atau 31,99%. Di urutan ketiga pasangan Prakoso dengan 24.243 suara atau 19,86%, dan terakhir pasangan Sartika dengan 7.002 suara atau 5,52%.

”Ini masih hasil sementara, belum semua TPS mengirimkan laporan,” jelas Ketua Divisi Sosialisasi, Humas dan Data Pemilih KPUD Kulonprogo Marwanto.

Anggota KPU pusat Sri Nuryati, mengaku telah melakukan pantauan dan pengawasan di beberapa TPS. Hampir semua TPs cukup ramai dan banyak didatangi warga untuk memberikan suara. Hal ini menunjukkan tingkat kesadaran amsyarakat dalam berdemokrsi cukup tinggi. Salah satu indikatornya dengan tinginya kehadiran masyarakat menggunakan hak pilihnya.

Menurutnya, beberapa TPS mampu melaksanakan dengan beberapa keunggulan. Mulai dari seragam, pemberiandoorprice dan beberapa cara lain untuk menarik minat masyarakat. Cara-cara seperti ini sah dilakukan sepanjang tidak ada kaitan dengan calon.

”Itu cukup bagus ada yang seragam surjan bahkan wujud syukuran kepala dukuh memberikan doorprice sembako,” ujarnya.

Bupati Kulonprogo Toyo Santoso Dipo, kemarin siang menggunakn hak suaranya di TPS 2 Wates. Toyo datang bersama istrinya dan kedua anaknya. Keluarga orang nomor satu di Kulonprogo ini menjadi empat pendaftar pertama.

Bupati berharap, siapapun yang terpilih harus mampu mengemban amanat rakyat. Apa yang dijanjikan kepada masyarakat harus ditepati. Termasuk melanjutkan konsep pembangunan yang telah dirintisnya.

”Siapapun yang menang harus mampu membawa kemajuan Kulonprogo,” tegasnya.

Toyo yang tinggal dua bulan menjabat ini, juga berpesan agar kemenangan dimaknai sebagai kemenangan bersama. Aspirasi dari pasangan calon yang kalah harus ikut diakomodir, termasuk dirangkul dalam menyusun konep dan arah pembangunan Kulonprogo ke depan. Dengan cara ini masyarakat akan lebih erat dalam hubungan kerjasama tanpa terkotak-kotakkan akan hasil pilkada.

”Jangan sampai nglewakke liyan (menyepelekan lainnya), ini adalah kemenangan bersama,” ujarnya.

Sementara itu Hasto Wardoyo, mengaku puas dengan apa yang diraihnya. Keunggulan eprolehan suara ini tidak lepas dari peran kerjasama dengan seluruh masyarakat yang mendukungnya. Masyarakat layak diberikan apresiasi lebih. Sebab menjelang hari pencoblosan, banyak sekali teror dan black compaign yang diterimanya. Kenyatanya, masyarakat tetap tidak terpengaruh dan mendukungnya.

”ini menjadi bukti masyarakat masih gunakan hati nurani, teror yang ada tidak banyak berpengaruh,” tuturnya. (fiz)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: