Kulonprogonews's

Beranda » Ekonomi » Perahu Terbalik, Satu Nelayan Hilang

Perahu Terbalik, Satu Nelayan Hilang

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

*Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

KULONPROGO – Gelombang besar pantai selatan Kulonprogo, kembali menelan korban jiwa. Kasim,35 salah seorang nelayan  hilang dan belum diketemukan, setelah perahu ikannya dihantam gelombang di sekitar muara Sungai Serang. Tim SAR bersama dengan nelayan yang lain masih melakukan pencarian.

Korban merupakan warga Lengkong, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Sebelumnya korban sudah beberapa tahun tinggal di Kulonprogo sebagai nelayan. Selain Kasim, masih ada sejumlah nelayan Cilacap yang menetap di Kulonprogo untuk mencari ikan. Bahkan mereka sudah cukup akrab dengan warga di sepanjang pantai.

Kecelakaan laut ini, berawal ketika ada dua perahu tempel nelayan hendak masuk kelaut. Para nelayan ini bermaksud untuk mengambil jaring ikan yang telah ditebar sehari sebelumnya, melalui muara Sungai Serang. Satu kapal ”Binangun IV”  berhasil masuk ke tengah dengan selamat. Sedangkan kapal yang naas ”Sogana Putra”, yang dinaiki tiga orang penumpang. Selain korban ada, Wawan Hermawan, 28 dan Dedi yang merupakan teman-teman korban.

”Saat hendak masuk itu, kapal dihantam ombak besar dan kita bertiga terguling,” jelas Wawan korban selamat.

Menurutnya, pasca terguling dirinya dan Dedi sempat beberapa saat terapung di laut. Beruntung mereka menggunakan pelampung. Sedangkan Kasim, begitu terguling langsung tenggelam dan tidak kelihatan. Kebetulan korban juga tidak mengenakan pelampung. Dua korban selamat, akhirnya berhasil ke tepi, setelah berhasil berenang.

Menurutnya, ketika hendak masuk sebenarnya sudah menunggu waktu paling tepat. Ketika ada ombak besar, kapal ini berhenti di muara sungai. Begitu ombak mengecil langsung masuk. Namun berhasil melompati gelombang pertama, ada gelombang kedua yang lebih besar.

”Ombaknya sangat besar mungkin bisa lebih dari tujuh meter,” ujarnya.

Salah seorang nelayan Wijaya, mengaku cukup shock dengan hilangnya Kasim yang tenggelam. Korban merupakan nelayan yang sudah cukup handal. Korban juga sering memberikan taktik untuk mensiasati ombak besar ketika hendak masuk ke laut.

”Sebenarnya dia sudah cukup handal untuk urusan melaut,” tuturnya.

Sekretaris Korwil V SAR Kulonprogo, Syamsudin mengatakan akan terus melakukan pencarian. Untuk SAR Kulonprogo diterjunkan 15 orang. Mereka juga masih dibantu oleh Tim SAR Provinsi, Polairud, dan dari TNI AL.

”Kita akan lakukan pencarian dengan penyisiran,” katanya.

Pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian, yakni di sekitar pintu masuk pelabuhan. Lokasi yang dipenuhi dengan tripod break water, membuat upaya pencarian sulit dilakukan.

”Melihat arusnya ada kecenderungan ke arah barat,” tuturnya.

Diakuinya dalam sepekan ini ombak pantai selatan memang kurang bersahabat. Ombak mencapai 3-5 meter diatas gelombang normal. Tidak sedikit nelayan mengurungkan niatanya untuk melaut. (kuntadi)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: