Beranda » Ekonomi » Harga Sayuran Melambung

Harga Sayuran Melambung

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 15 pengikut lainnya.

Follow Kulonprogonews's on WordPress.com

Dampak Abu Gunung Merapi 

KULONPROGO – Menyusul hujan abu vulkanik yang menyebar merata hampir di seluruh DIY, komoditas pertanian juga turut terimbas. Banyaknya komoditas pertanian yang rusak membuat harga di tingkat pedagang pun melambung.

Setidaknya kenaikan harga sayur-mayur di sejumlah pasar di kabupaten Kulonprogo mengalami kenaikan drastic yakni antara 50% hingga 75%. Bahkan ada salah satu jenis sayuran yang harganya naik dua kali lipat.

Hal tersebut dikeluhkan oleh Supriyati (39), pedagang sayur  di pasar Sentolo kemarin (9/11). Menurut dia, lonjakan harga sayuran sudah terjadi sejak hujan abu akibat erupsi merapi beberapa waktu lalu.

Meskipun tidak begitu mempengaruhi pendapatan, namun kenaikan harga sayuran yang cukup tinggi tersebut cukup merisaukan. “Kalau dari segi pendapatan tidak begitu mempengaruhi. Karena kan ini kebutuhan, jadi pasti mereka [pembeli] juga pasti akan membeli,” ujarnya kemarin (9/11).

Dari pantauan Harian Jogja di pasar Sentolo, sejumlah komoditas sayuran yang mengalami kenaikan cukup tajam yakni buncis. Semula harga buncis hanya Rp4000 per ikat. Kini kenaikannya bisa dua kali lipat menjadi Rp8.000 per ikat.

Hal yang sama juga terjadi pada komoditas tomat. Harga tomat naik hampir 40% dari Rp7000 per kg menjadi Rp11.000 per kg.

“Harga sayuran ini semua naik, rata-rata nai 50%,” katanya.

Ia mengungkapkan pasokan sayur yang ia dapat rata-rata berasal dari Sleman dan Muntilan. Selama bencana merapi ini pula, imbuh dia, pasokan komoditas sayuran di pasar induk Giwangan tersendat. Supriyati mengaku sangat kesulitan untuk mendapatkan pasokan sayuran karena memang terbatas.

“Yang sulit mendapatkan pasokan sayuran. Kita bahkan harus rebutan di pasar induk. Karena ini pulan kita juga kesulita untuk menjual,” tegasnya.

Sementara untuk harga cabai juga meningkat dari awalnya Rp8.000 per kg menjadi Rp18.000 hingga Rp19.000 per kg.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Tukiran (46) penjual sayuran di pasar Sentolo Kulonprogo. Ia mengeluhkan sepinya pembeli karena harga-harga sayuran naik semua. “Ya pembeli ini sepi. Harga sayuran juga naik semua,” katanya.

Ia mencontohkan harga kubis yang naik dari Rp2000 menjadi Rp3.000.(ita)


1 Komentar

  1. anang nurcahyo mengatakan:

    harga bahan makanan akan selalu naik sedangkan kondisi ekonomi negara sll memburuk..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: